Relokasi Warga Balaroa dan Petobo Dipersiapkan

Dheri Agriesta    •    Selasa, 09 Oct 2018 18:17 WIB
tsunamiGempa Donggala
Relokasi Warga Balaroa dan Petobo Dipersiapkan
Wapres Jusuf Kalla/MTVN/Dheri Agriesta

Jakarta: Wilayah Balaroa dan Petobo di Kota Palu Sulawesi Tengah tak lagi bisa ditempati masyarakat. Masyarakat setempat akan direlokasi.

"Sedang disiapkan Gubernur Sulteng (Longki Djanggola)," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Oktober 2018.

Kalla menjelaskan tanah di wilayah Balaroa dan Petobo tak stabil untuk ditempati kembali. Kajian secara ilmiah juga menyebut daerah itu sebagai zona merah.

"Harus relokasi (masyarakatnya)," tegas Kalla.

Baca: 119 Jenazah di Petobo Sudah Dievakuasi

Kalla tak memerinci ke daerah mana relokasi akan dilakukan. Ia hanya menyebut pemerintah daerah segera membahas dan memutuskan.

Wilayah Balaroa dan Petobo paling banyak menelan korban. Apalagi, fenomena likuefaksi menelan permukiman warga di daerah tersebut. Ribuan warga diyakini masih tertimbun di kawasan tersebut.

Niat pemerintah menghentikan evakuasi pada Kamis, 11 Oktober 2018 pun menuai pro dan kontra karena masih banyak masyarakat yang tertimbun. Namun, Wakil Presiden menegaskan keputusan diambil karena kecil kemungkinan korban yang tertimbun masih hidup.

"Kecuali ada mukjizat, maka kalau dihentikan ya dipasrahkan untuk dikuburkan," jelas Kalla.


(OJE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA