Kisi-Kisi Tes CPNS dari Menteri PANRB

Nur Azizah    •    Jumat, 14 Jul 2017 17:29 WIB
pendaftaran cpnsseleksi cpns
Kisi-Kisi Tes CPNS dari Menteri PANRB
Menteri PANRB Asman Abnur. Foto: MI/Panca Syurkani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemberdagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur memberikan kisi-kisi tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Yang paling pertama harus diperhatikan peserta adalah persyaratan administrasi. 

Setelah itu, peserta akan mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Agar lolos ke tahapan berikutnya, peserta seleksi harus lolos ambang batas atau passing grade yang diatur dalam Peraturan Menteri PANRB.

"Pemerintah menetapkan tiga kelompok materi soal SKD, yaitu tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum dan tes karakteristik pribadi," kata Asman dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Juli 2017.

Tes wawasan kebangsaan untuk menilai penguasaan, pengetahuan, dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan. Empat pilar itu meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republika Indonesia (NKRI). 

NKRI mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, serta peranan bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global. Kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar juga tak luput.

Pada, tes intelegensi umum, peserta akan diuji untuk menilai kemampuan verbal secara lisan maupun tulis. Tes intelegensi umum juga menilai kemampuan numerik, melakukan operasi, perhitungan angka, dan melihat hubungan di antara angka-angka. 

Baca: Pendaftaran Online CPNS Mulai 1 Agustus

"Tes ini bisa melihat memampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis, dan kemampuan berpikir analitis, yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik," terang Asman.

Sementara itu, tes karakteristik pribadi lebih mendalami sosok peserta. Tes ini untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan. 

“Tes karakteristik pribadi juga untuk menilai kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan kemampuan menggerakkan dan mengkoordinasi orang lain,” imbuh Asman.

Baca: Menpan-RB Jamin Tes CPNS Jauh dari Kecurangan

Belum selesai sampai di situ, peserta masih harus mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Materi SKB ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional, sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud. 

Materi SKB selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN). Bagi instansi yang belum siap untuk melaksanakan seleksi kompetensi bidang menggunakan CAT, dapat melakukan minimal 2 dua bentuk tes, antara lain tes praktik kerja dan tes fisik.

“Pengolahan hasil seleksi kompetensi bidang dilakukan oleh pejabat pembina kepegawaian yang hasilnya disampaikan ke panitia seleksi dalam bentuk softcopy dan hardcopy,” pungkas dia.


(OGI)