Pansus Minta Pelindo II Perbaiki Tata Kelola Manajemen

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 19 Jun 2017 15:15 WIB
berita dpr
Pansus Minta Pelindo II Perbaiki Tata Kelola Manajemen
Pansus Pelindo II DPR RI meninjau Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Foto: Dok. DPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Pansus Pelindo II DPR Teguh Juwarno mendorong Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II agar lebih baik dalam tata kelola manajemen perusahaan.
 
Hal tersebut diungkapkan setelah tim Pansus Pelindo II meninjau langsung Pelabuhan Teluk Bayur. Berdasarkan pengamatannya, pelabuhan yang berada di Provinsi Sumatera Barat itu butuh penataan yang lebih baik. 
 
"Saya menginginkan perbaikan secara lebih serius untuk bisa meningkatkan kualitasnya," kata Teguh dalam keterangan tertulis, Senin, 19 Juni 2017.

Politikus PAN itu mengungkapkan, tata kelola menejemen yang baik dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Pelabuhan Teluk Bayur. Pasalnya, realisasi bongkar muat peti kemas di Teluk Bayur masih berkisar 34 hingga 35 persen. 
 
"Saya meminta komitmen managemen untuk bisa memberikan tata kelola yang baik di Pelabuhan Teluk Bayur ini," ungkap Teguh.
 
Hal senada di sampaikan Anggota Pansus Pelindo II Jhon Kenedy Azis. Pengelolaan yang tidak bagus juga berdampak pada tata kelola ruang. Meski pelabuhan tersebut fokus pada terminal curah cair, peti kemas, general cargo, curah kering, namun harus tetap memperhatikan keindahanya, kebersihan dan visualnya.
 
"Saya meminta kepada manajemen Pelindo II supaya tata kelola ruangnya agar dirapikan sehingga tertata dengan baik," ucapnya. 

Sementara itu, Direktur Teknik Informasi Dani Rusli menjelaskan tentang gambaran kegiatan di pelabuhan Pelindo II mencakup 12 pelabuhan di antaranya layanan Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat 
 
Di setiap pelabuhan, kata Rusli  ada empat terminal yaitu curah cair, peti kemas, general cargo, curah kering. Di tambahkan pelabuhan Telukbayur mempunyai luas lahan 95 hektare panjang dermaga 1.350 meter dan bisa menampung peti kemas sebanyak 6 ribu hingga 30 ribu, meski kedalamannya sangat rendah. 
 
"Kami manajemen sedang membangun perbaikan atau peremajaan dermaga dengan nilai investasi  senilai Rp100 miliar, untuk peningkatan kapasitas," kata dia.





(ROS)

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

2 hours Ago

Jakarta: Terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2013 Andi Narogong memba…

BERITA LAINNYA