Warga Duga Penabrak di Kemayoran Salah Sasaran

Juven Martua Sitompul    •    Senin, 19 Jun 2017 19:49 WIB
penganiayaanpenusukan
Warga Duga Penabrak di Kemayoran Salah Sasaran
Ilustrasi. MTVN/M. Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua korban yang ditabrak mobil di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, bukan anggota geng motor. Warga menduga aksi tersebut adalah balas dendam.

"Salah sasaran, korbannya bukan geng motor. Kan ada dua orang korbannya, satu orang sini, satu lagi warga luar," kata salah satu warga yang enggan menyebut namanya saat ditemui Metrotvnews.com, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Dia mengaku sempat mendengar kabar adanya aksi penusukan terhadap anggota TNI pada Sabtu malam, 17 Juni 2017. Namun, pelaku yang mengaku geng motor itu kabur setelah menusuk anggota TNI. "Kalau geng yang bacoknya sudah pergi, beres bacok ya pada pergi," ujar dia.

Baca: Warga: Penabrakan Teriak Ngaku Tentara

Korban yang ditabrak, memang sering nongkrong di Jalan Benyamin Sueb. "Karena teman-temannya warga sini. Dia biasa kumpul ngopi di patung ondel-ondel," timpal dia.

Dia menyesalkan, aksi main hakim dari pelaku. Yang paling warga sesalkan sikap warga Kampung Laler yang berbondong-bondong datang ke lokasi saat keributan.

"Warga juga aneh, sudah tahu pada ribut malah disamperin. Kan warga sempat juga dikejar sampai ke kampung sama pelaku," dia.

Sebelumnya, sebuah mobil menabrak dua pemuda di patung ondel-ondel, Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari insiden ini satu orang bernama Abdul Kosim tewas, sedangkan korban kritis bernama Andrian Dwi Ananda.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh menyatakan akan menindak tegas anggotanya jika terbukti terlibat pengeroyokan dan penabrakan pemuda tersebut. "Kalau terbukti ada prajurit melanggar, kami proses sesuai aturan," kata Denny.


(YDH)