183 Juta Orang Indonesia Kesulitan Air Bersih

Lis Pratiwi    •    Kamis, 18 May 2017 12:02 WIB
air bersih
183 Juta Orang Indonesia Kesulitan Air Bersih
Direktur Yayasan Lestari Indonesia, Gunawan. Foto: MTVN/Lis Pratiwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 183 juta warga Indonesia masih kesulitan mendapat air bersih. Pembangunan yang berorientasi pada keuntungan tanpa memikirkan alam dinilai menjadi biang keladi.
 
Direktur Yayasan Lestari Indonesia (YLI) Gunawan mengatakan, situasi ini terjadi karena kolaborasi kekuatan kapitalisme global, penguasa, dan pengusaha. Koalisi kepentingan berbagai sektor ini mengorbankan masyarakat dan lingkungan hidup.
 
"Akar penyebab bencana hidrologi seperti banjir dan kekeringan karena disharmoni pembangunan yang tidak sesuai peraturan dan mengganggu DAS (daerah aliran sungai)," kata Gunawan dalam Diskusi Publik di Jakarta Barat, Kamis 18 Mei 2017.
 
Gunawan menegaskan, pembangunan yang brutal menyebabkan kerentanan lingkungan. Pembangunan mengeksploitasi alam secara besar-besaran, akibatnya Indonesia panen bencana hidrologi.
 
Fakta lain menunjukkan, dalam 10 tahun terakhir bencana hidrologi mengakibatkan 400 ribu jiwa menderita setiap tahun.
 
Dari segi kesejahteraan, hasil eksploitasi kekayaan alam Indonesia hanya dinikmati 10-20% penduduk Indonesia. Gunawan meminta pemerintah memperhatikan masalah ini. Sebab, banyak masyarakat miskin terpaksa hidup di lingkungan tidak layak dan rawan terkena bencana.
 


(FZN)