Mendagri Sarankan Kolom Agama Anggota Ahmadiyah Dikosongkan

Lis Pratiwi    •    Selasa, 25 Jul 2017 02:29 WIB
e-ktp
Mendagri Sarankan Kolom Agama Anggota Ahmadiyah Dikosongkan
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo--Metrotvnews.com/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus tidak diterbitkannya KTP-el bagi anggota Ahmadiyah di Manislor, Kuningan, Jawa Barat mendapat perhatian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Tjahjo mengatakan anggota Ahmadiyah berhak mendapatkan KTP-el. Namun, dia menyarankan supaya kolom agama dikosongkan.

"Di kolom itu kan agama, kepercayaan itu kan bukan agama. Dia boleh dapat KTP, tapi di buku datanya saja ditulis, nggak mau dia," kata Tjahjo di Jakarta Pusat, Senin 24 Juli 2017.

Tjahjo menyebut kasus ini merupakan proses lama. Bahkan keputusan Bupati terkait syarat pengeluaran KTP-el anggota Ahmadiyah di Kuningan sudah dibahas dalam Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda).

Untuk mendapatkan KTP-el, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil meminta anggota Ahmadiyah untuk mengucapkan kalimat syahadat dan menandatangani surat pernyataan bahwa mereka pindah ke agama Islam.

Menurut Tjahjo, keputusan tersebut merupakan kebijakan daerah sebagai hasil rembukan Pemda dan tokoh agama setempat. Ia mengatakan, bagi pemerintah hanya ada enam agama yang boleh ditulis di KTP-el.

"Maksudnya saya, sejak awal yang enam agama dalam Undang-undang harus masuk. Kepercayaan itu bukan masuk di bidang agama. Sudah itu saja paling aman (dikosongkan)," tambah dia.


 


(REN)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

3 hours Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA