Sri Mulyani, Darmin Nasution dan Wimboh Santoso Berpose dengan Banteng Wulung

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 13 Aug 2017 10:16 WIB
bank indonesia
Sri Mulyani, Darmin Nasution dan Wimboh Santoso Berpose dengan Banteng Wulung
Sri Mulyani, Darmin Nasution dan Wimboh Santoso Berpose dengan Banteng Wulung--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhatian Menteri Keuangan Sri Mulyani tertuju pada patung seekor banteng yang terletak di halaman Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu 13 Agustus 2017. Patung yang terbuat dari kayu itu dinamakan Banteng Wulung.

Sesekali, kamera ponsel Sri Mulyani mengarah ke banteng. Sri Mulyani pun langsung menyentuh banteng, dan melihat kepala kepala banteng bertanduk itu.


Sri Mulyani mengabadikan Banteng Wulung melalui ponsel pribadinya--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Sri Mulyani, bersama-sama dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution serta  Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso takjub dengan banteng tersebut. Kemudian, ketiganya berpose dengan banteng setelah melepaskan peserta Stockcode Funwalk 2017.

Awalnya Wimboh ingin diabadikan seorang diri bersama dengan banteng itu. Melihat hal itu, Sri Mulyani yang sudah siap difoto, tiba-tiba menghindar dari banteng. Karena ia menyangka Wimboh masih ingin berpose sendiri. Namun, Wimboh mempersilakan Sri Mulyani untuk berpose bersama dirinya. Alhasil Wimboh, Sri Mulyani dan Darmin berpose dengan banteng.


Foto--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Peluncuran Banteng Wulung dan pelepasan Stockcode Funwalk ini bagian dari puncak perayaan 40 Tahun Pasar Modal Indonesia. Sri Mulyani menaruh harapan terhadap Pasar Modal Indonesia ke depan.

"Kita berharap 40 tahun ini telah banyak pencapaian-pencapaian yang sudah diperoleh. Tidak hanya dari sisi nilai kapitalisasi, (tapi) juga jumlah dan variasi dari perusahaan yang bisa go public," kata Sri Mulyani, Minggu 13 Agustus 2017.

Sri Mulyani, Darmin Nasution dan Wimboh Santoso Berpose dengan Banteng Wulung--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Sri Mulyani berharap kepemilikan saham dan tingkat partisipasi masyarakat dalam perdagangan saham semakin meluas. Terutama di kalangan anak muda.

"Tapi tidak hanya anak muda (di kota besar) yang memiliki akses terhadap teknologi dan informasi. Namun, kita berharap anak muda di tingkat kecamatan, desa, sehingga mereka memiliki pemahaman dan melihat manfaatnya serta menabung di pasar modal," ujar dia.

Patung Banteng Wulung seberat tujuh ton yang dikukuhkan langsung Presiden Jokowi ini, didatangkan dari Bali. Patung ini dibuat dari kayu fosil yang usianya sekira ratusan tahun.


(YDH)