Penyelesaian Konflik Papua Jangan dengan Senjata

Lis Pratiwi    •    Senin, 13 Nov 2017 14:31 WIB
kelompok bersenjata di papua
Penyelesaian Konflik Papua Jangan dengan Senjata
Ilustrasi/Metrotvnews.com-M Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Peneliti tim kajian Papua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cahyo Pamungkas, mengatakan penyelesaian konflik di Papua harus ditempuh dengan cara demokrasi tanpa senjata. Cahyo menyarankan dilakukan dialog dengan pimpinan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

“Kuncinya itu pada kesediaan pemerintah. Kalau pemerintah menyelesaikan konflik ini dengan tentara, maka sampai kapan pun (konflik) tidak akan bisa (selesai),” kata dia kepada Metrotvnews.com, Rabu 13 November 2017.

Menghadapi kondisi saat ini, menurut Cahyo, pemerintah juga harus memastikan warga sekitar untuk tak mendekati daerah konflik guna mengurangi jatuhnya korban. Setelah itu, identifikasi kelompok yang tengah bergerak dan mencari tahu siapa komandannya.

“Baru setelah itu melakukan dialog. Bisa ke lapangan, bisa juga dialog ke tingkat yang lebih tinggi antara pemerintah Indonesia dengan pimpinan mereka yang ada di luar negeri,” kata dia.

Baca: Peneliti LIPI Sebut Konflik Papua Terkait Gerakan Papua Merdeka

Cahyo menegaskan pendekatan persuasi adalah cara yang paling tepat untuk mengatasi konflik yang terjadi di Papua. Untuk itu, butuh waktu lama mendamaikan situasi di Papua.

“Apa pun jalan yang ditempuh, pemerintah hendaknya mengajak mereka berdialog. Kalau bisa berdialog dengan komandan TPNPB di Timika,” kata dia.




(UWA)

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

1 hour Ago

Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai salah satu orang yang menerima …

BERITA LAINNYA