Program Vaksin MR Dinilai Dipaksakan

Arga sumantri    •    Kamis, 12 Oct 2017 19:27 WIB
Program Vaksin MR Dinilai Dipaksakan
Situasi Audiensi Aktivis Halal Corner dengan MUI. Foto:: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktivis Halal Corner menilai program vaksin measles-rubella (MR) dari pemerintah terkesan dipaksakan. Salah satu aktivis Halal Corner, Meili Amalia pun mengadu hal itu ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Tahun ini untuk program MR sepertinya pemerintah sangat lebih memaksakan ketimbang vaksinansi yang lain, entah mengapa," kata Meili di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis 12 Oktober 2017.

Ia menyatakan, kesan pemaksaan tampak dari upaya pemerintah di Bekasi sampai mendata ulang siswa yang belum divaksin MR. Ketua MUI Kota Bekasi, dan Dinas Kesehatan, sebut Meili, mendatangi sekolah untuk meyakinkan vaksin MR halal. "Bahkan didatangi rumah murid untuk divaksin," ucapnya.

Menurut Meili, masyarakat yang tidak ingin divaksin MR karena vaksin itu belum terjamin kehalalannya. Terlebih, kanjut dia, ada beberapa kasus meninggalnya balita pasca divaksin MR.

Sementara, aktivis halal corner lainnya, Aisha Maharani, menyebut warga yang enggan mengikuti program vaksin MR di Banten, mendapat surat pernyataan. Dalam surat berisi poin kesepakatan bagi mereka yang tidak ikut program vaksin MR bersedia tanggung jawab, manakala anak, keluarga, atau tetangga di lingkungan sakit atau meninggal karena tidak divaksin.

Sembari menunjukan surat pernyataan yang sudah di foto, Aisha menyebut, ada juga poin kesediaan warga menanggung biaya kerugian negara sebesar Rp700 miliar bila ada kejadian luar biasa akibat penyakit campak dan rubella. "Saya ada buktinya."

Masalah kehalalan imunisasi MR menjadi penyebab beberapa orangtua menolak membawa anaknya untuk imunisasi. Persoalan halal-haram vaksin mencuat saat pemerintah akan memberikan vaksin rubella atau MR (measles-rubella).

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek memastikan vaksin itu tak terbuat dari bahan-bahan yang dinyatakan haram, misalnya mengandung unsur babi seperti yang dikhawatirkan banyak orang. Vaksin dipastikan aman dan bisa dimanfaatkan untuk imunisasi campak rubella pada anak-anak.

MUI sampai hari ini belum mengeluarkan sertifikasi halal untuk vaksin MR. Sikap itu dilakukan lantaran sampai detik ini belum ada pengajuan resmi dari PT Bio Farma, ataupun pemerintah.
(MBM)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA