Puan Sebut Asmat Butuh Diedukasi

inten Suhartien    •    Rabu, 28 Feb 2018 07:24 WIB
gizi kurang
Puan Sebut Asmat Butuh Diedukasi
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharan. (ANT/MOHAMMAD AYUDHA )

Jakarta: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, mengatakan saat ini masyarakat Asmat, Papua, sangat butuh pendidikan dan kesehatan. Selain itu, kata Puan, untuk mengedukasi masyarkat Papua perlu afirmasi luar bisa.

"Seperti memberikan edukasi, bagaimana perilaku kehidupan di sana serta mengedukasi ibu-ibu untuk tidak punya anak banyak. Belum lagi banyaknya dialek yang digunakan pada satu wilayah yang berbeda sehingga cara komunikasi susah untuk dilakukan," tutur Puan, Selasa 27 Februari 2018.

Menurutnya, mengedukasi dan berkomunikasi di Papua adalah salah satu masalah utama yang harus lebih dulu ditemukan jawabannya. Menurutnya, harus ada terobosan baru antar semua pihak. 

"Pemberian bantuan, harus dilakukan dengan diberi pendampingan karena bantuan sering tidak dipergunakan karena tak terbiasa menerima bantuan yang diberikan," bebernya. 

Contohnya, kata Puan, ketika mereka diberi minyak goreng tapi tak mau menggoreng. Selain itu, kata Puan, di Papua banyak kepiting. Namun sayang, warga tidak ingin mengolah. 

Selanjutnya, kata Puan, bagaimana bisa mengubah pola kehidupan dan kemasyarakatan. Sehingga kata Puan diperlukan kerja sama antara pemerintah dengan pihak terkait. 

Menurut Puan, kehadiran negara harus terlihat. "Kehadiran negara yaitu berupa pendampingan yang menyeluruh. Ini mengingat masyarakat Asmat cenderung sulit untuk mengolah bantuan yang diberikan.

Pendampingan dilakukan selama satu tahun dengan evaluasi dilakukan setelah 6 bulan dan di akhir tahun.

Pasca KLB campak itu apa yang perlu kita lakukan sudah dilakukan dan akan dilakukan selama satu tahun," ujarnya.


(LDS)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA