Kadisdukcapil bakal Dijatuhi Sanksi Terkait KTP-el Tercecer

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 13 Sep 2018 16:50 WIB
e-ktp
Kadisdukcapil bakal Dijatuhi Sanksi Terkait KTP-el Tercecer
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Medcom.id/Lukman Diah Sari.

Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan bakal memberikan sanksi pada kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil di Serang, Banten. Ini menyusul ditemukannya ribuan KTP-el yang tercecer di Cikande, Serang, Banten

"Kelalaian, tapi yang namanya kelalaian, apa pun sudah ada SOP-nya. Kami minta pada dirjen memberi sanksi bagi kepala dinas dukcapil daerah yang lalai," tegas Tjahjo di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis, 13 September 2018.

Tjahjo menyayangkan sikap petugas di kecamatan yang menemukan dokumen rusak atau invalid langsung dibuang. Padahal, SOP soal penanganan dokumen invalid sudah jelas. 

"Apakah blanko e-KTP, KK, akta kelahiran, KTP lama atau yang baru, invalid, rusak, salah ketik, tolong digunting, disobek, nah sebelum didata, simpan dulu di gudang, setelah itu baru dibakar," papar dia. 

Dia menambahkan, dokumen-dokumen invalid itu sengaja tidak dibawa ke pusat. Sebab, ada kekhawatiran jatuh di jalan. 

(Baca juga: Daerah Diminta Hati-Hati Urus KTP-el Invalid)

Apabila itu terjadi tentu bakal menjadi masalah lain. Namun, dokumen invalid tak bisa langsung dibuang tapi harus diinventarisir lebih dulu.

"Apa lagi ini sensitif, karena sedang diproses di KPK. Kemarin yang harusnya disobek, disimpan dulu siapa tahu ditanya KPK, akhirnya tercecer," tukas dia. 

Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi ditemukannya ribuan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di Kecamatan Cikande, Serang, Banten. Sebanyak 2.000-an Kartu tanda penduduk telah diamankan. 

"Total terdata sebanyak 2.910 keping KTP dan 9 kartu keluarga (KK). Sebanyak 2.910 keping tersebut terdiri diantaranya 513 KTP manual (KTP lama bukan KTP-el), dan 111 KTP-el rusak secara fisik," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang Asep Saepudin Mustafa melalui pesan tertulis, Selasa, 11 September 2018.

Ia mendapat laporan temuan KTP-el dan dokumen lain tersebut pada Senin, 10 September 2018. Warga menemukan kartu tanda penduduk juga dokumen lain di tempat pembuangan sampah dan semak-semak, kemudian diserahkan ke Koramil Cikande.

(Baca juga: KTP-el yang Tercecer di Serang tak Berlaku)
 


(REN)