WPG 2018 Disambut Antusiasme Generasi Muda Indonesia

Pelangi Karismakristi    •    Selasa, 15 May 2018 17:20 WIB
pameran pendidikanbeasiswa osc
WPG 2018 Disambut Antusiasme Generasi Muda Indonesia
Ilustrasi Metrotvnews.com

Jakarta: World Post Graduate (WPG) 2018 yang berlangsung pada 12-13 Mei lalu dinilai sukses. Ajang tersebut menjadi tanda tingginya antusiasme generasi muda Indonesia menempuh pendidikan.

"Apa yang ada di sini sebenarnya melebihi ekspektasi saya, tidak menyangka kalau ternyata antusias anak-anak ini untuk mengejar pendidikan luar biasa tinggi. Tentunya saya berharap semangat anak-anak muda ini enggak akan berhenti sampai sini saja, karena mereka motivasi kita untuk berdedikasi di dunia pendidikan," tutur Operational Director WMS Global Anastasia Sri dalam keterangan tertulisnya, Selasa 15 Mei 2018.

Ungkapan senada juga dikatakan oleh Director MSW Global Michael Tan. Dia pun tak menyangka bahwa generasi muda Indonesia sangat peduli terhadap pendidikan tinggi.

"Pada dasarnya acara ini dibuat sebagai bentuk nyata dari kepedulian MSW Global terhadap pendidikan anak di Indonesia. Dan pameran ini menjangkau masyarakat seluas mungkin karena itu pameran ini terbuka untuk umum secara gratis," tukasnya.

Acara yang digelar oleh MSW Global bekerja sama dengan Kemenristek Dikti ini menargetkan para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya ke program pasca sarjana. Ada sekitar 50 lebih universitas terkemuka baik lokal maupun internasional yang memberikan informasi lengkap dan menawarkan pendidikan S2 dan S3 terbaiknya.

WPG 2018 mendapat dukungan dari banyak pihak, salah satunya dari organisasi profesi dosen terbesar di Tanah Air, Asosiasi Dosen Indonesia (ADI). Di sana ADI mengadakan rapimnas untuk membahas membahas isu-isu terkait organisasi ADI dan sejumlah program yang dapat disinergikan dengan peserta pameran serta rangkaian seminar nasional Kebangkitan Dosen Indonesia serta launching program pembelajaran untuk dosen dan mahasiswa di era digital dengan menggunakan aplikasi.

Tak hanya itu saja, acara yang berlangsung di Jakarta Covention Center (JCC) ini menyediakan rangkaian kegiatan bagi pimpinan perguruan tinggi. Antara lain “International Education High Meeting” yang memberikan kesempatan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Indonesia untuk berdiskusi langsung dengan perwakilan pimpinan perguruan tinggi asing dan kedutaan besar, lembaga pendidikan resmi dari berbagai negara untuk membahas program-program kerjasama antar universitas (joint-lecture, joint-research, joint-publication, joint-lab, dll).

World Post Graduate kali ini pun membuka diskusi panel terbuka dengan tema Millenial Berkarir. Diskusi yang dimoderatori oleh Dekan Fakultas Bisnis LSPR dan Founder Rumah Millenials Taufan Akbari ini mendatangkan sejumlah pembicara profesional. Seperti Miss Internet Indonesia 2017 Marsya Gusman, Founder & CEO Heystartic Vania Santoso,  Certified Financial Planner and Entrepreneur Lina Yunita, Innovation Project Assistant – United Nations & Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Daniel Oscar Baskoro, dan Founder & CEO Masuk Kampus Indra Sugiarto. 

Panel diskusi terbuka ini terbilang sangat menarik karena membahas isu-isu terkait karir dan pendidikan bagi generasi milenial, dimulai dari pengaruh teknologi masa kini terhadap peluang kerja generasi milenial di Indonesia. Misalnya soal tantangan kerja generasi milenial, apa tantangan generasi ini di era digital, dan juga urgensi pendidikan pascasarjana untuk generasi milenial. 

Selain itu, pameran pendidikan yang sudah dua kali terselenggara ini juga membuka berbagai sesi seminar dari Kemenristek DIKTI dan LPDP serta universitas yang tergabung dalam acara ini. Tiap peserta yang hadir juga berkesempatan mendapatkan E-Certificate secara gratis. Bahkan pengunjung juga bisa mengikuti tes simulasi IELTS gratis sebagai bekal menghadapi tes yang sebenarnya.


(ROS)