Dies Natalis Itera ke-4

Dirjen SDID Raih Penghargaan Adi Karsa Madya

Citra Larasati    •    Minggu, 07 Oct 2018 04:24 WIB
penghargaan
Dirjen SDID Raih Penghargaan Adi Karsa Madya
Dirjen SDID,Ali Ghufron Mukti saat menerima penghargaan dari Itera, Ditjen SDID.

Lampung:  Institut Teknologi Sumateta (Itera) memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh Tanah Air. Penghargaan terdiri atas Adi Yasa Mahatama, Adi Karsa Utama, Adi Karsa Madya, dan Penghargaan Adi Karsa Pratama.

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti yang menghadiri Dies Natalis ke-4 Itera, menjadi salah satu tokoh yang menerima Penghargaan Adi Karsa Madya. Sebuah penghargaan bagi insan-insan yang berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur Itera.

"Tokoh penerima penghargaan ini juga harus memiliki karya yang bermanfaat dan berdampak besar atau positif pada masyarakat," kata Rektor Itera, Ofyar Z. Tamin, di sela-sela Dies Natalis ke-4 Itera, di Kampus Itera, Lampung, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Ofyar mengatakan, pihaknya juga menobatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai peraih penghargaan tertinggi, yaitu Itera Adi Yasa Mahatama. Menurut dia, penghargaan tertinggi dan mulia ini diberikan kepada insan yang memiliki jasa sumbangsih luar biasa, baik moril, materiil, serta saran terhadap pembangunan Itera. 

Pemberian Penghargaan Adi Yasa Mahatama secara simbolis diterima oleh Ghufron, mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir. 

Selain Ghufron, beberapa tokoh lain yang mendapatkan penghargaan serupa, di antaranya Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman; Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi; dan Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan, Kennedy Simanjuntak.

Mantan Wakil Menteri Kesehatan ini mengungkapkan, kehadirannya kali ini ke Itera merupakan momentum istimewa.  Lantaran selain menerima penghargaan, ia sekaligus ditugaskan mewakili Presiden RI, Joko Widodo yang berhalangan hadir ke Lampung. 

Baca: 70 Persen Infrastruktur Perguruan Tinggi Rusak

Padahal, Presiden sebelumnya diundang untuk memberikan orasi ilmiah pada sidang terbuka Itera itu.  Ghufron dalam orasi ilmiahnya saat menggantikan Presiden mengatakan, Itera sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi di Sumatera diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang unggul. 

"Terlebih dalam kurun waktu 25 tahun, Itera memiliki target mampu sejajar dengan ITB (Institut Teknologi Bandung)," ujar Ghufron.

Penghargaan selanjutnya, adalah Adi Karsa Pratama yang diberikan kepada insan yang berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur Itera. Salah satu tokoh yang meraih penghargaan ini, yaitu Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Sofwan Effendi. 

Sementara tokoh lain di luar pejabat Kemenristekdikti yang juga mendapatkan Penghargaan Adi Karsa Pratama, meliputi Amich Alhumami, dan Teni Widuriyanti dari Kementerian PPN/Bappenas, serta Staf Ahli Menkeu, Suminto.

Terdapat satu penghargaan lagi, yaitu Adi Karsa Utama yang akan diserahkan langsung kepada sang penerima di Jakarta. Adapun insan-insan yang akan mendapatkan penghargaan ini adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno dan Menteri Koordinator Bidang Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan.


(CEU)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA