Menaker Minta BLK Buka Pelatihan Akhir Pekan dan Malam

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 06 Feb 2019 13:31 WIB
berita kemenaker
Menaker Minta BLK Buka Pelatihan Akhir Pekan dan Malam
Menaker Hanif Dhakiri (Foto:Dok)

Ternate: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri berharap Balai Latihan Kerja (BLK) membuka program pelatihan pada Sabtu, Minggu, dan malam hari. Tujuannya agar masyarakat yang memiliki berbagai aktivitas tetap dapat ikut pelatihan di BLK.

Saat ini, beberapa BLK sudah membuka program kelas Sabtu-Minggu dan kelas malam. Salah satunya adalah BBPLK Bekasi. "(BBPLK) Bekasi sudah buka, tinggal yang di sini disiapkan saja," kata Hanif, di BLK Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (1 Februari 2019). 

Menaker Hanif berharap BLK lain di berbagai daerah juga mengambil langkah serupa. Dengan demikian, masyarakat yang memiliki aktivitas bekerja atau sekolah, tetap dapat meningkatkan keterampilan pada akhir pekan.

Begitu pun masyarakat yang beraktivitas pada siang hari, tetap dapat mengakses pelatihan di BLK pada malam harinya."Sehingga kalau dia memulai bekerja sebagai apa saja, dia bisa memiliki karier dan tidak terjebak pada satu pekerjaan sampai puluhan tahun," katanya.

Dalam empat tahun terakhir, Kemenaker telah melakukan berbagai terobosan agar pelatihan di BLK mudah diakses. Langkah ini diwujudkan dengan dihapusnya syarat minimal latar belakang pendidikan dan batas maksimal usia. 

Dengan langkah ini, diharapkan angkatan kerja Indonesia yang masih didominasi lulusan SD-SMP (58 persen) memiliki akses untuk meningkatkan kompetensi.

"Tidak peduli usianya berapa, Tidak peduli pendidikannya apa, pokoknya kalau butuh keterampilan silakan datang ke BLK. Anda bisa mendapatkan pelatihan secara gratis," ujar Hanif.

Direktur Jenderal Binalattas Kemenaker Bambang Satrio Lelono menambahlan, pelatihan BLK Ternate tahun ini terdiri atas 147 paket atau kuota 2.352 orang. Sebanyak 1.216 orang akan dilatih secara institusional di BLK dan sisanya di berbagai wilayah Maluku Utara melalui MTU (Mobile Training Unit).

Menurutnya, presentase lulusan BLK Ternate yang terserap dunia industri mencapai 80 persen. Dia berharap agar pemda dan dunia industri memberi dukungan lebih dalam investasi SDM di Maluku Utara. "Agar ke depan, penyerapan tenaga kerja lulusan BLK Ternate semakin meningkat," ucap Bambang.


(ROS)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA