Sah, UU Persetujuan Paris Mengenai Perubahan Iklim

Anindya Legia Putri    •    Rabu, 19 Oct 2016 12:46 WIB
berita dpr
Sah, UU Persetujuan Paris Mengenai Perubahan Iklim
(Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat RI menyelenggarakan Rapat Paripurna DPR Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2016-2017, Rabu (19/10/2016). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, dan didampingi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Taufik Kurniawan.

Agenda utama dalam Rapat Paripurna kali ini yaitu Pembicaraan tingkat II, atau pengambilan keputusan RUU tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim) menjadi Undang-undang (UU).

Dalam upaya mengendalikan berlanjutnya perubahan iklim, pemerintah Indonesia bersama anggota masyarakat internasional melalui Konferensi Para Pihak ke-2 1 United Nations Framework Convention on Climate Change (Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim) pada 12 Desember 2015 di Paris, Prancis, telah mengadopsi Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim) yang ditindaklanjuti dengan penandatanganan pada 22 April 2016, di New York, Amerika Serikat.

Bahwa berdasarkan pertimbangan, perlu membentuk UU tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim), yang juga telah ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia pada 22 April 2016 di New York, Amerika Serikat.

Sebelumnya, dalam keputusan Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Badan Musyawarah antara Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi tanggal 11 Oktober 2016, disetujui bahwa pembahasaan RUU tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim) diserahkan kepada Komisi VII DPR RI untuk segera dibahas bersama pemerintah.

Dalam pembahasan di Komisi VII, Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan, RUU tersebut sudah disetujui seluruh fraksi, sehingga selanjutnya tinggal meminta persetujuan Paripurna untuk disahkan.

Gus Irawan pun turut menyampaikan materi pokok yang terdapat di dalam Persetujuan Paris mengenai Perubahan Iklim.

1. Tujuan Persetujuan paris adalah untuk membatasi kenaikan suhu global di bawah 2°C dari tingkat pre-industri dan melakukan upaya rnembatasinya hingga di bawah 1,5°Celcius.

2. Kewajiban masing-rnasing Negara untuk menyampaikan Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (Nationally Determined Contributions). Kontribusi penurunan tersebut harus meningkat setiap periode, dan negara berkembang perlu mendapatkan dukungan untuk meningkatkan ambisi tersebut.

3. Komitmen Para Pihak untuk mencapai titik puncak emisi gas rumah kaca secepat mungkin dan melakukan upaya penurunan emisi secara cepat melalui aksi mitigasi.

4. Pendekatan kebijakan dan insentif positif untuk aktivitas penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan serta pengelolaan hutan berkelanjutan, konservasi dan peningkatan cadangan karbon hutan termasuk melalui pembayaran berbasis hasil.

5. Pengembangan kerja sama sukarela antarnegara dalam rangka penurunan emisi termasuk melalui mekanisme pasar dan nonpasar.

Selanjutnya, Pimpinan Paripurna, Agus Hermanto menanyakan kepada seluruh sidang dewan apakah dapat mengesahkan RUU tersebut menjadi Undang-undang.

"Seluruh Sidang Dewan yang kami hormati, apakah RUU tentang Persetujuan Paris atas Konvensi Kerja PBB Mengenai Perubahan Iklim dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-undang?," tanya Agus Hermanto.

Para anggota dewan pun kompak menyetujui keputusan tersebut, tanpa ada penolakan dari 10 fraksi yang di parlemen.


(ROS)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

14 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA