Polisi Masih Selidiki Tewasnya Pengusaha Taman Wisata Matahari

Faisal Abdalla    •    Selasa, 13 Mar 2018 14:35 WIB
Bos Matahari Tewas
Polisi Masih Selidiki Tewasnya Pengusaha Taman Wisata Matahari
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: Polisi masih menyelidiki kasus kematian pengusaha dan pendiri Taman Wisata Matahari, Hari Darmawan. Dia ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, Bogor, Sabtu, 10 Maret 2018. Polisi belum menemukan indikasi adanya unsur pidana dalam peristiwa ini.
 
"Polres bogor sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Sudah mengambil langkah yang tepat untuk mengolah TKP tersebut," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Maret 2018.
 
Setyo enggan berandai-andai apakah ada unsur pidana dalam kasus ini. Ia meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada Polisi untuk menuntaskan penyelidikan.
 
"Karena berangkat dari sana kita bisa menyimpulkan apakah terjadi kekerasan atau tidak. Enggak boleh berandai-andai. Kita berangkat dari TKP," tukasnya.

Baca: Polisi Visum Jenazah Hari Darmawan

Sebelumnya, pemilik Taman Wisata Matahari ini sempat dinyatakan hilang pada Jumat malam 9 Maret 2018, sekitar pukul 21.30 WIB ketika berada di vilanya yang berlokasi di Kawasan Jalan Hankam Wira Lokatama Puncak, Bogor. Keesokan harinya jenazah Hari ditemukan Tim SAR pada pukul 06.30 WIB tak jauh dari vila miliknya.
 
Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky mengatakan, jenazah ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB. Tim menemukan jenazah Hari Darmawan dalam keadaan tertelungkup dan tersangkut batu sejauh 100 meter dari lokasi hilangnya korban.
 
"Jenazah dibawa ke kediaman Hari Darmawan di Desa Cilember Kecamatan Cisarua," kata Dicky.




(FZN)