Senioritas Dinilai Penyebab Kasus 'Duel Gladiator'

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 13 Oct 2017 19:46 WIB
tawuran pelajar
Senioritas Dinilai Penyebab Kasus 'Duel Gladiator'
Ilustrasi Perkelahian. MTVN/Mohammad Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Senioritas di sekolah dinilai punya andil besar dalam kasus duel ala gladiator di kalangan pelajar. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti pun meminta indikasi itu diselesaikan secara tuntas oleh pihak sekolah.

"Melibatkan orangtua, siswa, dan dinas pendidikan setempat," kata Retno kepada Metrotvnews.com, Jumat 13 Oktober 2017.

Retno justru melihat siswa pelaku duel gladiator sebagai korban. Retno mengaku mendapati fakta, pelaku duel gladiator dijemput seniornya, lalu dibawa ke suatu tempat. Setelah itu, mereka diminta berkelahi.

"Katanya biar disebut jagoan. Anak-anak tersebut diduga “dipaksa” bukan atas kemauan sendiri. Kalau menolak, biasanya akan terus dijadwalkan ulang sampai yang bersangkutan tak lagi bisa menolak," sebut Retno.

Baca: Satu Tersangka Kasus Duel 'Gladiator' Masih Diburu

Video duel ala gladiator kembali terjadi dan melibatkan siswa SMP di Kota Sukabumi. Kasus serupa di Bogor menewaskan siswa dengan inisial HL. Video di Sukabumi itu menyebar luas di media sosial dan Retno menduga sengaja disebarluaskan oleh senior.

"Ada dugaan, pembuat dan penyebar video tarung gladiator Sukabumi adalah penonton yang kemungkinan besar siswa senior atau para alumni sekolah tersebut," katanya. 

Polres Sukabumi Kota memang sudah mengusut kasus ini dengan memeriksa tersangka. Namun hal itu belum cukup, sebab harus ada pengusutan hingga ke dalang gladiator. Lebih lanjut ia juga meminta semua pihak tak menganggap remeh bullying.

Orangtua, sekolah dan masyarakat harus memiliki persepsi yang sama tentang bahayanya bullying dan kekerasan dalam tumbuh kembang seorang anak. Mereka harus peka dengan perubahan anak dan jangan cuek. "Diperlukan peran semua pihak untuk menciptakan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak didik," tandas Retno.


(AGA)