Wapres Yakin Teroris Masuk Neraka

Dheri Agriesta    •    Selasa, 15 May 2018 12:39 WIB
Teror Bom di Surabaya
Wapres Yakin Teroris Masuk Neraka
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla geram dengan rangkaian aksi teroris yang terjadi di Depok, Surabaya, dan Sidoarjo. Kalla menyebut, para teroris tak akan masuk surga dengan aksi bom bunuh diri itu.
 
Kalla menyebut, teroris berani meledakkan bom bunuh diri karena telah dicuci otak. Para teroris tak memikirkan jabatan, tapi diiming-imingi masuk surga.
 
Kalla menegaskan, masuk surga tak segampang itu. Lagipula, pembunuh tak akan mungkin diterima di surga.
 
"Membunuh orang tidak bersalah langsung masuk surga? Pasti ujungnya masuk neraka yang seperti itu," kata Kalla dalam acara Global Forum Asian Games di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Mei 2018.
 
Kalla mengajak masyarakat berpartisipasi memberantas terorisme. Masyarakat bisa menjadi mata dan telinga pemerintah. Masyarakat diminta melaporkan hal mencurigakan.
 
"Pemerintah, Polisi, dan TNI sudah membuat upaya sedemikian rupa, tapi penduduk kita 260 juta, tidak semuanya bisa diawasi," kata Kalla.

Baca: Cara Teroris Korbankan Satu Keluarga

Aksi teror pecah di sejumlah titik sejak pekan lalu. Aksi diawali dengan perlawanan narapidana terorisme di rumah tahanan cabang Salemba, Mako Brimob, Depok, Rabu, 9 Mei 2018. Peristiwa ini menggugurkan lima polisi dan satu narapidana teroris.
 
Polisi berhasil menumpas serangan itu dengan pendekatan lunak pada Kamis, 10 Mei 2018. Sebanyak 155 narapidana terorisme pun menyerah.
 
Minggu 13 Mei 2018, publik dikagetkan dengan serangan teror di Surabaya. Tiga gereja dibom satu keluarga terduga teroris. Belasan orang tewas dan puluhan luka-luka dalam peristiwa ini. Pada malam hari, ledakan juga pecah di dua titik di Sidoarjo, Jawa Timur.
 
Teror tak berhenti di situ, Senin, 14 Mei 2018, sebuah bom meledak di depan Mapolrestabes Surabaya. Pengebom meledakkan diri saat polisi memberhentikan kendaraan mereka.




(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA