Mahasiswa UMN Pimpin Jurnalis Muda Dunia Kelola VOM

Pelangi Karismakristi    •    Kamis, 04 May 2017 22:25 WIB
beasiswa osc
Mahasiswa UMN Pimpin Jurnalis Muda Dunia Kelola VOM
Sebanyak 18 mahasiswa dari Universitas Multimedia Nusantara memimpin 28 jurnalis muda dari berbagai belahan dunia mengelola VOM (Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakriskti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 18 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Seni dan Desain Universitas Multimedia Nusantara (UMN), memimpin 28 jurnalis muda dari berbagai belahan dunia mengelola situs berita Voice of Millenials (VOM).

Cikal bakal pencapaian tersebut adalah keterlibatan empat mahasiswa Jurnalistik UMN dalam Youth News Room World Press Freedom Day (WPFD) pada tahun lalu.

Managing Editor VOM sekaligus mahasiswa UMN Narendra Hutomo mengatakan, Youth News Room merupakan ruang redaksi yang diwadahi UNESCO untuk jurnalis muda dari seluruh dunia. Mereka tergabung dalam satu payung besar dan menuliskan berita tentang kebebasan pers.

Narendra mengaku senang bisa bergabung dengan forum kelas internasional ini. Sebab, ia bisa belajar banyak hal mengenai ilmu jurnalistik yang diterapkan di berbagai belahan dunia.

"Di sini kita bisa ketemu banyak orang dari banyak negara dan mempelajari substansi secara jurnalistik bisa memiliki perbandingan gimana cara kerja orang-orang jurnalistik dari luar negeri. Kita jadi tahu perspektif mereka apa saja, karena mereka datang dari latar belakang berbeda," ucap Narendra, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta Convention Center, Kamis, 4 Mei 2017.

Mahasiswa semester 6 Jurnalistik UMN ini menjelaskan, dia bersama tim VOM, para jurnalis muda yang berasal dari Indonesia, Finlandia, Algeria, Maroko, dan Malaysia, berupaya menyuguhkan konten berita yang menarik.

"Kita coba cari angle yang menarik. Saya harap ini bisa memengaruhi dan memberikan dampak yang baik bagi pemuda Indonesia, apalagi minat baca kita peringkat 2 terbawah," ucapnya.


(Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakriskti)

Pada kesempatan yang sama Kaprodi Jurnalistik UMN Lilik Dwi Mardjianto menyatakan, bangga dengan mahasiswanya yang telah melalui tahapan-tahapan untuk memimpin Youth Newsroom 2017 ini.
"Prosesnya bisa dikatakan selama dua tahun. Di mana tahun lalu, saat Finlandia menjadi tuan rumah, kami dipilih (memimpin Youth Newsroom) di Indonesia. Kemudian karena tim inti ada empat orang, kami lakukan proses seleksi lagi sehingga didapat 14 orang lagi," papar dia.

Di dalam Youth Newsroom, lanjut Lilik, mereka benar-benar merasakan layaknya menjadi jurnalis. Ada juga sembilan orang dosen yang akan mengarahkan soal kaidah jurnalistik, konten, dan lainnya.

"Mereka mengalami deadline, pressure, rapat redaksi, rapat perencanaan, dan sebagainya. Saya pikir mahasiswa yang terlibat patut diapresiasi," ujar Lilik.

Pencapaian mahasiswa UMN yang dipercaya memimpin Youth Newsroom 2017 mendapat apresiasi juga dari Wakil Rektor UMN Andrey Andoko. Menurutnya kiprah mahasiswa UMN dalam forum global tersebut adalah bekal bagi mereka untuk berkarir di dunia jurnalistik.


(Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakriskti)

"Ini kesempatan yang langka mendapat kesempatan untuk terlibat dalam event bergengsi dan global. Ini pengalaman yang sangat berharga, pertama untuk menerapkan ilmu yang didapat di kampus dan pengalaman untuk portofolio ketika menekuni jurnalistik. Saya harap apa yang mereka kerjakan menjadi sesuatu yang berkualitas sehingga dibaca orang dan memberikan dampak yang luas bagi pembacanya," terang Andrey.

Untuk diketahui Youth Newsroom merupakan salah satu agenda World Press Freedom Day (WPFD) yang mengajak jurnalis muda untuk berpartisipasi di dalamnya. Pada 2017, UNESCO kembali menyelenggarakan WPFD pada 1-4 Mei, dan Indonesia menjadi tuan rrumahnya.

Lebih dari 40 mahasiswa dari berbagai belahan dunia bergabung untuk mengelola produk dari Youth Newsroom tersebut, yakni Voice of Millenials (VOM). VOM merupakan sebuah portal berita independen yang berfokus pada kebebasan pers.


(ROS)