LPDUK Kelola Dana Komersil Asian Para Games

   •    Rabu, 10 Oct 2018 17:30 WIB
Asian Para Games
LPDUK Kelola Dana Komersil Asian Para Games
Ilustrasi

Jakarta: Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora bekerja sama dengan INAPGOC (Indonesian Asian Para Games Organizing Committe) mengelola pendapatan komersil Asian Para Games (APG) 2018. Kerja sama ini untuk mendukung terwujudnya sukses administrasi dalam penyelenggaraan APG 2018.
 
Pengelolaan dana komersil dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dan Direktur LPDUK Agus Hardja Santana.
 
"Perjanjian kerja sama ini agar pengelolaan dana komersil Asian Para Games 2018 dikelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel,"kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 10 Oktober 2018.
 
Seluruh penerimaan yang diperoleh INAPGOC terkait penyelenggaraan APG 2018, akan dikelola bersama LPDUK. Seperti penerimaan sponsor dalam bentuk uang dan barang, pendapatan penjualan merchandise, penjualan tiket, dan bentuk pendapatan lainnya.  Kerja sama juga dilakukan dalam proses perbelanjaan pendapatan komersil melalui pengadaan barang dan jasa.
 
INAPGOC berhasil menggandeng 49 sponsor yang mencakup kategori official prestige, supporting sponsor maupun official sponsor. Nilainya diproyeksi mencapai sekitar Rp200 miliar, namun mayoritas dalam bentuk produk, layanan jasa, bantuan barang dan bentuk lain yang bukan dalam bentuk uang.
 
Dari nilai tersebut, INAPGOC memperkirakan bentuk uang cash hanya sekitar 5 sampai 10 persen. "Fresh money yang paling besar hanya didapat dari BRI yang nilainya sekitar separuh dari total nilai bantuan sekitar Rp10 miliar. Kalau yang lainnya belum, sekarang yang sudah approve itu ada 49 sponsor," Direktur Revenue and Sponsor Hasina Hakim.

Baca: Menko PMK: Bonus Peraih Medali Asian Para Games Setara Asian Games

Hasina menegaskan, pendapatan dari sponsor digunakan untuk kepentingan atlet Indonesia di Asian Para Games 2018.
 
Pendapatan komersil Asian Games dan Asian Para Games 2018 dikelola oleh LPDUK karena pendapatan tersebut termasuk kriteria Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sesuai UU Tahun 2018 tentang PNPB, objek PNBP memiliki kriteria pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah, penggunaan dana yang bersumber dari APBN, pengelolaan kekayaan negara dan/atau penetapan peraturan perundang-undangan.
 
Untuk transparansi, LPDUK melaporkan secara berkala pengelolaan dana komersil tersebut ke Wakil Presiden selaku Ketua Dewan Penasihat Asian Games 2018, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dirjen Perbendaharaan dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA