Ricuh di Tanah Abang Ulah Preman

Putri Anisa Yuliani    •    Kamis, 17 Jan 2019 15:27 WIB
razia pkl
Ricuh di Tanah Abang Ulah Preman
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: Ricuh saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pusat Grosir Tanah Abang kembali terjadi hari ini. Kericuhan dipicu preman yang memprovokasi pedagang, hingga warga untuk melawan petugas Satpol PP.

"Ricuh terjadi karena preman yang melawan petugas. Kami sudah paham itu. Makanya tadi siang pun kami bekerja sama juga dengan Polsek Tanah Abang," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dihubungi, Kamis, 17 Januari 2019.

Penertiban yang dilakukan hari ini berfokus pada PKL yang masih berdagang memenuhi area trotoar, serta menyerobot area jalan di Jalan Jati Baru. Tepatnya di Stasiun Tanah Abang hingga ke depan Pasar Blok G.

Baca: Razia PKL Tanah Abang Berakhir Ricuh

Para PKL di area itu menurutnya merupakan pendatang yang mengincar lahan-lahan kosong. Sebab, PKL yang sebelumnya berdagang di area itu telah ditertibkan dan dipindahkan ke atas Jembatan Penyeberangan Multifungsi (JPM) yang dibangun Pemprov DKI.

Irwandi menegaskan para preman yang bergerak melawan para petugas. Sebab, pedagang biasanya lebih memilih mengalah dengan kabur membawa barang dagangannya agar tidak diangkut petugas.

Ia pun mengisyaratkan masih banyak preman yang berkeliaran di Tanah Abang menjadi biang keladi sulitnya menertibkan PKL.

"Kalau PKL asli Tanah Abang yang sudah lama jualan kan sudah naik ke atas JPM. Ini sebagian besar pedagang baru. Preman ini ada rasa tidak senang bisnis mereka kita ganggu," terangnya.

Menurutnya saat ini kondisi sudah tenang dan PKL di area Jalan Jati Baru telah pergi. Namun, Irwandi mengatakan tidak menutup kemungkinan PKL tersebut akan kembali berjualan menyerobot trotoar dan jalan selama para preman masih berkeliaran di Tanah Abang.


(YDH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA