Metro News

Prinsip Penegakan Hukum Harus Dipahami Sebelum Menggunakan Senjata

   •    Kamis, 20 Apr 2017 10:26 WIB
penembakan di lubuklinggau
Prinsip Penegakan Hukum Harus Dipahami Sebelum Menggunakan Senjata
Kondisi mobil warga sipil yang ditembaki oknum polisi di Lubuk Linggau Sumatera Selatan. (MI/Dwi Apriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus penembakan warga sipil oleh oknum polisi di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Berdalih kecurigaan akan tindak kejahatan, oknum polisi diduga dengan mudahnya melepaskan tembakan hingga menimbulkan korban.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pun ikut menyoroti kasus tersebut. Menurut Kompolnas, dengan dalih apapun petugas tidak dibenarkan untuk melepaskan tembakan. Sebab ada prinsip penegakan hukum yang harus dipahami oleh seluruh anggota Polri sebelum menggunakan senjata.

"Sebelum penembakan apakah betul petugas ini memahami prinsip penegakan hukum berdasarkan legalitas kebutuhan dan proporsionalitasnya. Itu yang harus dipahami lebih dulu," ungkap anggota Komplnas Bekto Suprapto, dalam Metro News, Kamis 20 April 2017. 

Bekto mengaku memahami kemarahan masyarakat yang timbul akibat peristiwa ini. Namun dia meminta agar semua pihak memberikan kesempatan kepada oknum polisi itu untuk menjelaskan secara objektif tentang apa yang terjadi.

"Termasuk apakah sebelum melaksanakan razia sudah diberikan pembekalan yang cukup, apakah anggota telah dilatih cara menembak, itu juga jadi masalah kepolisian," kata Bekto.

Bekto mengatakan sebtulnya setiap petugas yang dibekali dengan senjata harus melalui tes psikologi yang ketat untuk menentukan apakah petugas kompeten untuk dibekali senjata atau tidak.

Melalui pemeriksaan psikologi ini, akan diketahui apakah pribadi seseorang itu memang hobi menarik pelatuk atau mampu mengendalikan diri di situasi tertentu tanpa harus menggunakan senjata.

Untuk memastikan apakah oknum yang melakukan penembakan terhadap warga sipil, kata Bekto, harus dilakukan pemeriksaan psikologis termasuk apakah senjata itu diberikan begitu saja atau sudah melalui prosedur.

"Polisi harus bertindak objektif tidak boleh membela anak buah saja tapi tidak serta merta juga menyalahkan. Harus dibuktikan ini masalah kejiwaan polisi yang marah atau apa, semua bergantung dari pemeriksaan Propam," jelasnya.




(MEL)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

3 hours Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA