Dukung Pelestarian Alam dan Kesehatan Masyarakat, BCA Donasi Ratusan Juta Rupiah

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 30 Dec 2016 00:00 WIB
berita bca
Dukung Pelestarian Alam dan Kesehatan Masyarakat, BCA Donasi Ratusan Juta Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyerahkan donasi senilai Rp445 juta kepada World Wildlife Fund (WWF) Indonesia (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyerahkan donasi senilai Rp445 juta kepada World Wildlife Fund (WWF) Indonesia. Program ini sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab sosial BCA dalam memberikan nilai tambah kepada masyarakat.

Selain itu, BCA juga memberikan donasi senilai Rp500 juta kepada Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK Perdami). Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan General Manager Corporate Social Responsibility Inge Setiawati kepada Acting CEO WWF Indonesia Benja Mambai dan Wakil Ketua SPBK Perdami dr. Ari Djatikusumo SpM.
 

SPBK Perdami

Donasi tersebut akan digunakan WWF untuk mendanai program konservasi penyu di Pangumbahan, Ujung Genteng-Sukabumi, dan Aroen Meubanja-Aceh. Sementara, SPBK Perdami akan menggunakan donasi tesebut untuk membeli dua unit mikroskop yang dibutuhkan untuk melakukan operasi katarak gratis di berbagai daerah di Indonesia.

Menanggapi donasi program pelestarian penyu kepada WWF, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, perbaikan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup sangat penting. Dalam hal ini, BCA sebagai institusi perbankan turut memberikan perhatian terhadap upaya pelestarian hewan dan alam.

"BCA tentu mendukung penuh program konservasi penyu oleh WWF dalam rangka memastikan keseimbangan mata rantai dalam ekosistem alam," ujar Jahja, di Menara BCA, Jakarta Pusat, Senin, 19 Desember 2016.

BCA sangat mendukung gerakan WWF Indonesia dalam merehabilitasi hutan yang terdegradasi menjadi pusat konservasi yang ideal bagi penyu untuk bertelur. Lokasinya yang berdekatan dengan pantai juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sehingga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat lokal untuk mengembangkan potensi wisata berbasis pelestarian lingkungan. Apalagi, menurut Benja Mambai, enam dari tujuh jenis penyu yang ada di dunia berasal di Indonesia. Antara lain penyu belimbing, penyu sisik, penyu lekang, penyu pipih, penyu tempayan dan penyu hijau. Bahkan, penyu belimbing ini merupakan penyu terbesar di dunia yang beratnya bisa mencapai 800 kilogram.


Penyu Belimbing (Foto: Keywestaquarium.com)

Terkait upaya SPBK Perdami membeli dua unit mikroskop, Jahja menyatakan, sangat mendukung SPBK Perdami dalam memberikan pelayanan operasi katarak gratis. Alasannya, penyakit katarak dapat menyerang siapa pun tanpa mengenal usia. Penyakit katarak akan menimbulkan beban pada penderitanya, mengganggu aktivitas, menurunkan kinerja dan tentu saja mengurangi rasa percaya diri.
"Kondisi ini membuat BCA konsisten mendukung upaya SPBK Perdami menyelenggarakan operasi katarak secara berkesinambungan di berbagai daerah," paparnya.

Terkait bantuan kepada SPBK Perdami, Jahja menjelaskan, pada 2014 BCA juga telah menyumbang satu unit mikroskop senilai Rp385 juta. Pada 2015, BCA menyumbang 13 alat bantu operasi dan dua alat biometri senilai Rp450,45 juta. Hal itu dilakukan sebagai bukti kepedulian BCA akan kesehatan yang menjadi salah satu faktor penunjang kesejahteraan warga.

"Donasi BCA diharapkan dapat mendukung kelangsungan program operasi katarak gratis yang diselenggarakan SPBK Perdami dan berkontribusi mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020," kata Jahja.


(ROS)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

20 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA