Rembuk Nasional 2017 jadi Masukan Alternatif buat Jokowi-JK

Ilham wibowo    •    Senin, 18 Sep 2017 13:04 WIB
jokowi-jk
Rembuk Nasional 2017 jadi Masukan Alternatif buat Jokowi-JK
Ketua Pengarah Rembuk Nasional 2017, Sidarto Danusubroto - MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memasuki tahun ke-3. Beberapa program yang perlu dibenahi harus mendapat masukan alternatif jalan keluar demi kebaikan dan kemajuan Bangsa Indonesia. 

Masukan alternatif itu bakal dibahas dalam Rembuk Nasional 2017 yang digelar Oktober. Ketua Pengarah Rembuk Nasional 2017, Sidarto Danusubroto menyebut, masukan akan diambil dari berbagai kelompok masyarakat lintas disiplin dan profesi.

Ia memastikan, rembuk yang dilakukan di 16 Universitas di 14 provinsi itu akan diterima langsung Presiden Joko Widodo sebagai bahan masukan. "Presiden Jokowi akan terima hasil Rembuk Nasional ini pada 25 Oktober 2017," kata Sidarto di kantornya, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Senin 18 September 2017.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu menuturkan, sejak kepemimpinan Jokowi-JK terjadi perubahan yang cukup signifikan terkait orientasi pembangunan yang cenderung dilakukan dari pingiran. Itu dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur yang pesat di Indonesia bagian timur.  

Keberhasilan pembangunan tersebut tidak lepas dari inovasi untuk menciptakan sinergi antarsektor lembaga dan kementerian. Sektor perdagangan, misalnya, rintisan telah dilakukan untuk melakukan ekspor langsung ke beberapa negara tanpa perlu harus mengirimkan barang ke pusat kota. 

Selain itu, peningkatan sisi ekonomi antar pulau di kawasan Indonesia Timur juga dampaknya sudah nampak terlihat kemajuan besar. Inisiatif inovasi seperti itu, kata Sidarto, kemudian perlu terus didorong.  

"Kalau kita bisa maintainance, banyak lembaga keuangan dunia yang meramalkan Indonesia pada 2030 menjadi the big five ekonomi dunia," ujar Sidarto. 

Rembuk Nasional 2017 akan digelar pada 25 Oktober di Jakarta Internasional Expo-Kemayoran Jakarta Pusat. Puncak rembuk nasional akan dihadiri langsung Presiden Jokowi dan Wapres JK serta 2.000 tamu undangan.
 


(REN)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

3 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA