Ketua DPR Dukung Tol Khusus Motor di Bandung

   •    Jumat, 08 Feb 2019 11:44 WIB
jalan tol
Ketua DPR Dukung Tol Khusus Motor di Bandung
Ilustrasi. Foto: Antara/Prasetyo Utomo

Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) yang berencana membuka jalur khusus bagi kendaraan bermotor roda dua pada jalan tol. Pembangunan dilakukan tahun ini di Bandung, Jawa Barat, dan Medan, Sumatera Utara.

Bamsoet menekankan sudah sepantasnya pengelola jalan tol tidak hanya mengejar profit. Pengelola juga bisa memberikan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia memprediksi biaya untuk membangun ruas jalan tol khusus motor selebar 2,5 meter plus 1 meter bahu jalan sekitar Rp30 miliar hingga Rp50 miliar per kilometer. Jika mengacu tarif tol Bali Mandara, maka tarif untuk sepeda motor bisa dikenai Rp4.500. 

"Mengingat volume pengguna motor sangat besar," kata politisi Golkar itu melalui keterangan.

Untuk lebih menjamin kenyamanan pengguna, ia menyarankan motor gede dilarang masuk tol khusus motor, khususnya di hari kerja. Moge cukup diizinkan untuk masuk jalur motor di jalan tol pada hari libur. 

CMNP Group berencana membangun jalan tol berfasilitas jalur khusus kendaraan roda dua di Bandung sepanjang 14 kilometer. Jalan akan membentang dari Pasir Koja ke Pasopati. Pembangunannya akan dimulai pada Maret 2019. 

Untuk di Medan, CMNP Group akan membangun jalur tol sepanjang 11 kilometer menyusuri talud Sungai Deli dari Maimoon sampai ke Binjai. Pembangunannya dimulai Juni 2019.

Baca: Jalur Motor di Tol Dinilai Berisiko

CMNP di awal pendiriannya pada 13 April 1987 adalah sebuah konsorsium. Perusahaan ini terdiri dari beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang infrastruktur, khususnya pengusahaan jalan tol dan bidang terkait lainnya.

CMNP berperan membangun jalan tol ruas Cawang-Tanjung Priok sepanjang 19,03 kilometer. Keberhasilan pelaksanaan pilot proyek tersebut membuat pemerintah memberikan kepercayaan kepada CMNP untuk membangun jalan tol ruas Tanjung Priok-Jembatan Tiga/Pluit  sepanjang 13,93 kilometer.

CMNP telah berubah statusnya menjadi perusahaan terbuka sejak 10 Januari 1995. Sebagian besar sahamnya dimiliki masyarakat.




(UWA)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA