Pemuda Tertembak di Pasar Ikan Sorong

Sunnaholomi Halakrispen    •    Jumat, 15 Jun 2018 05:04 WIB
penembakan
Pemuda Tertembak di Pasar Ikan Sorong
Ilustrasi penembakan.

Sorong: Pria bernama Frans Kabarek warga Jembatan Puri Kota Sorong, Papua Barat tertembak saat tengah bekerja di pasar ikan Jembatan Puri Kota Sorong. Penembakan diduga dilakukan oleh oknum anggota Brimob Batalyon B Polda Papua Barat.

Akibatnya hingga saat ini korban masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter R. Oetojo, Sorong. Kasat Brimob Polda Papua Barat dan Kapolres Sorong Kota pun menjenguknya.

Kasat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Godhelp Corneles Mansnebra berjanji akan segera menyelesaikan persoalan tersebut. Ia juga menyatakan akan menindak tegas anggotanya jika terbukti bersalah.

“Anggota kami kalau memang benar salah akan kami tindak. Kondisi korban baik dan lukanya hanya di luar saja. Rencana korban akan di bawa ke polres nanti menunggu bersama pengacara korban,” ujar Mansnebra di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter R. Oetojo, Sorong, Kamis, 14 Juni 2018.

Selanjutnya, kata Mansnebra, oknum brimob yang diduga menembak korban tengah menjalani proses pemeriksaan. Ia menyatakan oknum brimob tersebut tidak dalam kondisi baik.

“Oknum anggota brimob tersebut sedang dilakukan proses pemriksaan dan juga kondisinya oknum anggota tersebut mengalami luka lebam di bagian mulut dan kaki yang di duga mengalami tindakan pengeroyokan,” tutur dia.

Sementara itu, Kuasa Hukum Korban Eli Melek Obet Kaiwa  memaparkan kondisi korban yang masih trauma. Korban direncanakan pulang untuk selanjutnya dibawa ke Polres Sorong.

“Rencana besok akan membawa klien ini ke Polres Sorong Kota untuk di mintai keterangan. Langkah selanjutnya rencananya akan menyurati kompolnas terkait kejadian penembakan yang di lakukan oleh oknum anggota brimob,” imbuh Eli.

Eli menyampaikan korban sempat dihina oleh oknum brimob di Pasar Ikan Jembatan Puri, kemudian brimob memukul dan menembak bagian perut korban. Terkait adanya upaya akan merampas senjata milik oknum brimob, Eli menyangkalnya. Ia bilang senjata yang diambil lantaran hal tersebut merupakan upaya dilakukan warga untuk mengamankan senjata agar tidak mengenai warga yang lain, bukan untuk merampas senjata. Namun, proses penyelidikan kasus tersebut masih berjalan. (Metro TV- MICHAEL KABUARE)


(SCI)