Konvensi Nasional Pendidikan Akan Digelar di Padang

Antara    •    Senin, 11 Jun 2018 12:03 WIB
Agenda pendidikan
Konvensi Nasional Pendidikan Akan Digelar di Padang
Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri di Universitas Negeri Padang, Foto: Muhammad Arif Pribadi.

Padang: Universitas Negeri Padang memprakarsai pelaksanaan Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) yang akan digelar pada Maret 2019 di Kota Padang, Sumatera Barat.

"Kegiatan ini sedang dirancang melalui Forum Wakil Rektor I, kita rencanakan kegiatan ini dilaksanakan antara bulan Februari dan bulan Maret 2019," kata Rektor Universitas Negeri Padang (UNP). Ganefri di Padang.

Ia mengatakan kegiatan itu rencananya akan dibuka Presiden Joko Widodo dan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla.  Dalam kegiatan itu, pihaknya akan mendatangkan 3.000 orang yang terdiri atas 2.000 peserta aktif dan 1.000 peserta undangan.

"Ada dua ribu peserta yang akan mengikuti rangkaian konvensi ini dari seluruh Indonesia," katanya.

Selain itu, katanya, dalam konvensi ini, ada tiga orang yang didaulat untuk menjadi pembicara utama, yakni Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri.

"Selain itu ada juga pembicara utama dari Ketua BPIP, karena saat ini ketuanya mengundurkan diri kami menunggu nantinya ketua yang baru," kata dia. 

Dalam konvensi tersebut akan dibahas tentang bagaimana menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Pihaknya juga akan mengundang ahli pendidikan dari Finlandia dan Jepang untuk  menumbuhkan konsep "Leisure Study" di Indonesia.  "Konsep pendidikan ini cukup menarik dan mungkin dapat dilaksanakan di Indonesia," katanya.

Konaspi adalah kegiatan akbar yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali untuk membahas isu-isu terkini dalam suatu forum akademik bergengsi.  Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, dan Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan.
 
(CEU)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA