Mantan Kombatan Sebut Mustahil Bom Surabaya Pengalihan Isu

Deny Irwanto    •    Selasa, 15 May 2018 12:30 WIB
Teror Bom di Surabaya
Mantan Kombatan Sebut Mustahil Bom Surabaya Pengalihan Isu
Ilustrasi terorisme/Medcom.id/Mohammad Rizal

Jakarta: Ledakan beruntun di Jawa Timur murni aksi terorisme. Mantan kombatan Jamaah Islamiyah Ali Fauzi Manzi menegaskan terorisme di Indonesia tak pernah digunakan untuk mengalihkan isu atau berunsur politik.

"Enggak mungkin politik, enggak mungkin pengalihan isu. Dia lakukan itu semua dalam keadaan sadar, dalam keadaan gembira, dalam keadaan senang, dalam keadaan bahagia karena dia mengharap apa yang dia lakukan itu dapat balasan surga," terang Ali kepada Medcom.id, Selasa, 15 Mei 2018.

Baca: Cara Teroris Korbankan Satu Keluarga

Ali berpengalaman sebagai anggota kelompok radikal sejak 1991 hingga sekitar 2007. Ia sama sekali tak melihat latar belakang lain di balik ledakan yang menewaskan belasan nyawa itu.

"Ini kan tentang ideologi enggak ada kepentingan lain, ini merupakan pemahaman keagamaan yangbersangkutan dan itu diyakini yang itu menjadi motivasi bagi para pelaku untuk melakukan aksi tersebut," tegas dia.

Baca: DK PBB Dorong Indonesia Tangkap Sponsor Terorisme

Adik kandung terpidana mati Bom Bali Amrozi dan terpidana terorisme seumur hidup Ali Imron tersebut menganggap hanya orang berpikiran dangkal yang menganggap itu pengalihan isu.


(OJE)