Presiden Jokowi Menghadiri Silatnas MTA di Solo

Renatha Swasty    •    Minggu, 17 Sep 2017 11:52 WIB
jokowi
Presiden Jokowi Menghadiri Silatnas MTA di Solo
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. ANT/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) Majlis Tafsir Al Quran III di Stadion Manahan Solo. Silatnas mengambil tema "Merajut Kebhinekaan, Memperteguh NKRI". 

"Saya ingin mengajak seluruh keluarga besar MTA di seluruh penjuru tanah air bergandengan tangan dengan komponen-komponen bangsa yang lain bahwa kita harus menebarkan kasih sayang dan dakwah yang menyebarkan kerukunan," kata Jokowi dikutip dari Antara, Minggu 17 September 2017. 

Jokowi menuturkan, Silatnas dilakukan untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Juga menjaga Bhineka Tunggal Ika. 

"Juga patut kita banggakan untuk kita sebarkan ke negara-negara lain. Saya sangat menghargai
Silatnas ke-3 bertema 'Merajut Kebihnekaan, Memperteguh NKRI'," tambah Jokowi. 

Silatnas dihadiri 100 ribu orang peserta, padahal kapasitas Stadion Manahan Solo hanya mampu menampung 40 ribu orang. Peserta yang tidak tertampung meluber ke luar stadion dan kawasan parkir. 

Peserta di dalam dan luar stadion bertahan di bawah terik panas matahari karena tidak seluruh stadion dinaungi atap. Pimpinan Pusat MTA Ustadz Ahmad Sukino, menuturkan, MTA bukanlah partai politik
dan tidak akan menjadi partai politik.

"Di samping itu MTA juga bukan ormas tapi lembaga dakwah yang berbadan hukum yayasan. Aktivitas kami hanya memberikan dakwah bukan pidato tapi ditekankan pada amaliyahnya maka MTA selalu muncul di mana bencana alam ada di sana, bahkan sejak tsunami Aceh kami mengirim relawan 2 bulan di sana, kegiatan donor darah tiap 3 bulan sekali," ungkap Sukino.

Silatnas juga melakukan pengukuhan 64 perwakilan dan cabang MTA dari Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Tengah,
Kalimantan Selatan dan Papua. Total terdapat 602 cabang dan perwakilan MTA di seluruh tanah air.

Yayasan Majlis Tafsir Al Quran (MTA) Surakarta adalah lembaga pendidikan dan dakwa Islamiyah yang berkantor pusat di Surakarta. Yayasan ini didirikan oleh Ustadz Abdullah Thufail Saputra pada 1972.

Dalam acara itu, hadir juga Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Kabinet Pratikno, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
 


(REN)