23 Desember Diprediksi Puncak Arus Mudik Natal

Lukman Diah Sari    •    Selasa, 29 Nov 2016 13:12 WIB
natal dan tahun baru
23 Desember Diprediksi Puncak Arus Mudik Natal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengambil tiket KRL Jabodetabek saat melakukan peninjauan di Stasiun Juanda, Jakarta, Rabu (10/8/2016). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Memasuki Desember, jajaran Polri berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui video conference. Koordinasi ini dilakukan dalam rangka menyambut liburan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2017.

Apalagi Hari Raya Natal dan Tahun Baru jatuh pada akhir pekan. Sehingga diperkirakan bakal banyak yang melakukan mudik maupun liburan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Samudi memperkirakan puncak arus mudik bakal terjadi tiga hari sebelum Natal, yakni 23 Desember.

"Dengan libur Natal pada hari Minggu, kami perkirakan ada kemungkinan puncak hari Kamis 22 atau tanggal 23," ujar Budi di Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

Namun untuk arus pulang, Budi Karya tak bisa memprediksinya. Lantaran, untuk arus balik tergantung dari kepentingan masing-masing pelancong atau pemudik. Tapi dia memastikan, kepadatan arus saat pulang diprediksi terjadi pada 2 atau 3 Januari 2017.

"Kepulangan arus tidak menjadi puncak, karena kepentingan penumpang berbeda. Tapi tanggal 2 atau 3 menjadi puncak," kata dia.

Dalam video conference yang dilakukan bersama dengan Mendag Enggartiasto Lukita dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Budi berpendapat pihaknya berkoordinasi dan melakukan pengamatan yang saling terintgrasi untuk menjadi dasar operasi akhir tahun.

"Dari Perhubungan akan menilik moda angkutan darat, laut, dan udara yang akan diberdayakan untuk berkolaborasi dengan angkutan yang ada," bebernya.

Selain itu, Kemenhub bakal mengecek kendaraan massal seperi pesawat dan kereta api, juga kapal laut. Prediksi kemacetan juga bakal dipantau kembali.

"Hal lain tempat khusus kita elaborasi lagi, tahun lalu ada Brexit, kemungkinan kemacetan di Merak, Bakauheni, dan beberapa tempat di Jabar, Jateng, dan Jatim," kata dia.


(MBM)