BNPT Cegah Kelompok Garis Keras Ambil Momentum

Ilham wibowo    •    Senin, 28 Nov 2016 21:38 WIB
unjuk rasa
BNPT Cegah Kelompok Garis Keras Ambil Momentum
Ilustrasi. Ribuan orang berjalan kaki dari Ciamis menuju Jakarta untuk ikut aksi bela Islam 2 Desember. Metro TV/Yosef Trisna

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) terus memantau kelompok garis keras yang berupaya memanfatkan momentum aksi 2 Desember. Pemantauan ini termasuk dugaan penyusup dari simpatisan ISIS.

Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan, pontensi penyusup dari sipatisan kelompok garis keras pada aksi 2 Desember selalu ada. BNPT juga berkoordinasi dengan jajaran Densus 88 Mabes Polri terkait indikasi ini.

"Kita mengikuti terus kelompok-kelompok yang garis keras supaya tidak mengambil momentum," kata Suhardi dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016)

(Baca: Pemerintah tak Pernah Larang Masyarakat Unjuk Rasa

Menurut Suhardi, penelusuran yang dilakukan Densus 88 menunjukan kelompok simpatisan ini akan ikut dalam aksi masa ini. Ada kemungkinan timbul rencana negatif kepada petugas keamanan menjadi target kelompok tersebut.

"Walaupun tidak bersenjata tapi merencanakan untuk langkah-langkah yang negatif seperti mendekati petugas," ucapnya.

Suhardi menambahkan, BNPT sejak awal telah menerjunkan personel jelang aksi 2 Desember begitu pula dengan aksi massa pada 4 November lalu. Pemetaan aksi dan potensi pelaku teror telah dilakukan.

"Kita ikut memonitor dan beberapa kita punya data daerah-daerah potensial termasuk mantan-mantan yang sudah keluar kita ikuti gerakannya," kata Suhardi.


(OGI)