Tantowi Yahya Dijagokan Menjadi Dubes Indonesia untuk Selandia Baru

Anindya Legia Putri    •    Sabtu, 26 Nov 2016 00:47 WIB
berita dpr
Tantowi Yahya Dijagokan Menjadi Dubes Indonesia untuk Selandia Baru
Tantowi Yahya (Foto:Metrotvnews.com/Gilang)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya, digadang-gadang akan menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Selandia Baru tahun 2017.

Ketika dihubungi Metrotvnews.com, guna memastikan informasi tersebut, ia hanya menjawab singkat.

"InsyaAllah, mbak. Fit and Proper test kemungkinan bulan Desember 2016," ucap Tantowi, Jumat (25/11/2016).

Namun mengingat masa jabatannya sebagai Anggota Dewan baru akan berakhir pada 2019, Tantowi tak mau terburu-buru menjawab apakah nantinya ia akan mengundurkan diri sebagai anggota DPR.

"Masih harus melalui proses yang cukup panjang dari pertimbangan di DPR sampai ke persetujuan dari negara akreditasi. Mungkin Januari nanti," ungkap Tantowi.

Sebagaimana diketahui, dalam pengangkatan Dubes Indonesia yang akan ditempatkan di negara lain, presiden terlebih dahulu mendengarkan pertimbangan DPR. Hal ini diatur dalam perubahan UUD 1945, Pasal 13 ayat (2) yang menyatakan, "Dalam pengangkatan duta, Presiden memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat."

Dengan demikian, kekuasaan untuk mengangkat duta tidak semata-mata hak prerogatif Presiden, namun juga merupakan hak DPR dalam fungsi pengawasan untuk mempertimbangkan setiap duta yang akan ditempatkan di negara sahabat, yang tentunya akan membawa kepentingan negara yang berarti kepentingan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Dalam hal ini, Komisi I bertugas untuk melakukan fit and proper test kepada calon duta besar Indonesia di DPR.

Tantowi Yahya lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 29 Oktober 1960. Namanya melejit saat ia menjadi pembawa acara Who Wants To Be A Millionaire. Selain itu, ia juga aktif dalam dunia musik country. Tantowi pun pernah diangkat sebagai Duta Baca Indonesia tahun 2006 hingga 2010.

Pada tahun 2009, Tantowi memulai karier politik sebagai kader dari Partai Golkar. Ia mewakili Dapil berbeda yaitu Dapil Sumatera Selatan. Dan di tahun 2014-2019, ia menjadi wakil untuk Dapil DKI Jakarta III, mencakup daerah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.


(ROS)