Budaya Negeri Seribu Sungai

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 11 Oct 2017 17:53 WIB
galeriindonesiakaya
Budaya Negeri Seribu Sungai
Pelantun madihin saat pembukaan perkemahan Pramuka di Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel. Foto: MI/Denny Saputra

Metrotvnews.com, Jakarta: Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki banyak sekali potensi budaya, wisata, dan kuliner yang sangat menarik. Di antaranya adalah tradisi madihin dan tarian hadrah.

Madihin merupakan kesenian bertutur yang sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat Suku Banjar. Kesenian ini dahulu digunakan untuk mengantarkan pesan raja kepada masyarakat secara luas dalam tiap pagelaran budaya di sana.

Seiring berjalannya waktu, madihin kemudian dimanfaatkan sebagai wadah untuk pertunjukan panggung. Madihin sukses menyita perhatian masyarakat setempat, sebab kesenian ini disuguhkan dengan jenaka oleh pemainnya, mereka bersahutan satu sama lain.

Kesenian dari Kota Seribu Sungai itu berasal dari kata madah, yang artinya adalah pujian. Ini merupakakan bentuk sastra lisan yang berisi syair dan pantun, lalu dinyanyikan.

Tak kalah menariknya, ada juga tarian sinoman hadrah yang berasal dari desa di sekitar Sungai Ranggas, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Hadrah adalah tarian adat Banjar yang dibawakan secara atraktif. Penarinya pun menggunakan payung besar warna-warni, seperti akan memberikan sambutan kepada tamu undangan raja.

Serunya lagi, para penari akan menghentakkan kaki ke bumi sambil menggunakan payung dan melantunkan pujian bagi nabi juga Rasul. Tentu saja tarian ini sarat akan napas islami.

Setelah puas melihat dua kesenian tersebut, jangan lupa mencicipi makanan khas dari daerah Hulu Sungai Selatan, tepatnya di Kandangan. Di sana ada makanan khas, yakni ketupat kandangan.

Ketupat kandangan disajikan dengan kuah santan serta bercita rasa asam dari biji buah binjai. Agar makin menggugah selera, Anda juga bisa menikmatinya dengan kepala ikan gabus yang dimasak kuah.

Penasaran dengan kesenian madihin dan hadrah, juga lezatnya ketupat kandangan? Simak perjalanan Yovie Widianto dan Renitasari Adrian dalam program IDEnesia Metro TV, Kamis 12 Oktober 2017, pukul 21.05 WIB.

Jangan lupa, ikuti kuis IDEnesia dan Galeri Indonesia Kaya dengan mem-follow twitter @IDEnesiaTwit atau @IndonesiaKaya.


(TRK)

Nasib Praperadilan Novanto

Nasib Praperadilan Novanto

55 minutes Ago

Secara materil gugatan praperadilan Novanto gugur sebagaimana disebutkan dalam Pasal 82 Ayat 1 …

BERITA LAINNYA