Hujan Ekstrem Diprediksi Sampai Maret

Siti Yona Hukmana    •    Senin, 05 Feb 2018 22:58 WIB
cuaca ekstremcuaca burukprakiraan cuaca
Hujan Ekstrem Diprediksi Sampai Maret
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meyakini potensi hujan ekstrem akan berlangsung cukup panjang di Jakarta dan sekitarnya. Deputi Kepala BMKG Bidang Meteorologi Mulyono Rahadi Prabowo memprediksi, hujan akan terus terjadi hingga awal Maret 2018. 

“Potensi untuk terjadi hujan ini masih panjang. Tetapi untuk puncak musim hujan kita prediksi akan terjadi paling tidak pada 10 hari pada bulan Februari hingga awal Maret," kata Mulyono kepada Medcom.id, Senin 5 Februari 2018.

Menurut Mulyono, akhir Februari hingga awal Maret merupakan fase puncak terjadinya musim hujan. Mulyono menyebut, cuaca hujan masih berpotensi terjadi setelah Maret.

“Setelah Maret masih ada hujan, tapi relatif tidak sebanyak seperti yang terjadi pada saat sekarang ini,” ungkap Mulyono.

Intensitas hujan yang mengguyur di Jakarta dan sekitarnya, kata Mulyono, bervariasi dan tergantung pada skalanya. Jika skala sedang, intensitas hujan mencapai 50 milimeter (mm).Sedangkan, dalam kondisi lebat, intensitasnya bisa lebih dari 100 mm dalam satu hari.

“Tetapi jika curah hujan yang relatif pada kondisi skala sedang, tentunya pada kisaran kurang lebih antara 20 sampai 50 mm dalam satu hari,” ujar Mulyono.

Mulyono menyatakan, hujan pada 4 Februari lalu yang menyebabkan longsor di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, masuk dalam skala lebat. BMKG mencatat curah hujannya sekitar 125 sampai 150 mm.




(AGA)