Empat Indikator Warga Terpapar Radikalisme

Nur Azizah    •    Kamis, 03 Aug 2017 15:16 WIB
radikalisme
Empat Indikator Warga Terpapar Radikalisme
Analis Kebijakan Devisi Humas Polri, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Masyarakat yang sudah terpapar paham radikal bisa dideteksi dari empat indikator. Keempat indikator itu antara lain tingkat intoleransi, fanatisme, eksklusivitas, dan revolusi.

Analis Kebijakan Devisi Humas Polri, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan masyarakat yang intoleran biasanya tidak menyukai perbedaan. Mereka cenderung mengotak-kotakkan suku, agama, ras, dan antargolongan.

"Indikator kedua adalah fanatisme. Mereka yang fanatik cenderung melihat dunia ini hitam-putih," kata Pudjo di Polres Cilegon, Banten, Kamis, 3 Agustus 2017.

Pudjo menilai fanatisme terhadap ideologi sangat berbahaya. Sebab, masyarakat akan membuat garis baru antara kelompok satu dengan kelompok lainnya. "Mereka berpikir kalau bukan saya pasti kamu. Tidak ada kata 'kita'. Ini sangat berbahaya," ucapnya.

Indikator ketiga ialah eksklusivitas. Orang dengan sifat eksklusif akan memisahkan diri dan tidak akan mau bergabung dengan kelompok lain.

Ciri terakhir ialah revolusi. Biasanya, mereka yang revolusioner akan melakukan perubahan dengan cepat dan cenderung destruktif. "Tindakan mereka akan menimbulkan korban. Itu pasti," ujar Pudjo.

Untuk mencegah tumbuhnya paham radikal, Divisi Humas Polri gencar mengadakan sosialisasi kontraradikal. Acara tersebut digelar di seluruh wilayah Indonesia. Kali ini, kegiatan kontraradikal diadakan di Polda dan seluruh Polres Banten.


(UWA)