Dalang Pembakar 7 Sekolah Ditahan di Mako Brimbob

Antara    •    Minggu, 10 Sep 2017 16:15 WIB
kebakaran
Dalang Pembakar 7 Sekolah Ditahan di Mako Brimbob
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Tersangka dalang teror pembakaran tujuh sekolah dasar di Palangka Raya, Yansen Alison Binti, ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak yang juga aggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah masih diperiksa intensif oleh polisi. 

"Pemeriksaan masih lanjut, tapi dia kami titipkan di Mako Brimob dengan status tahanan Bareskrim," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak dalam pesan singkat, Minggu 10 September 2017.

Baca: Anggota DPRD Pembakar Sekolah Diduga Penganut Aliran Sesat

Yansen Alison Binti menjadi tersangka pembakaran tujuh sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dia diduga memerintahkan pembakaran di sejumlah SD dengan tujuan mendapatkan perhatian berupa proyek dari gubernur.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa rencana pembakaran dibahas di ruangan Yansen di Gedung KONI pada 30 Juni 2017 dengan dihadiri oleh para pelaku atau eksekutor pembakaran.

Baca: Prabowo Perintahkan Pecat Kader yang Membakar 8 Sekolah

Ketika itu, Yansen mengiming-iming akan memberikan imbalan kepada pelaku dengan kisaran Rp20 juta hingga Rp120 juta per satu sekolah yang dibakar. Saat itu Yansen memerintahkan pembakaran terhadap 10 sekolah.

Pembakaran sejumlah SD itu dilakukan oleh tersangka Suryansyah, Indra Gunawan, Yosef Dadu, Yosef Duya, Sayuti, Fahri alias Ogut, Stepano alias Agit. Sementara Ahmad Ghozali alias Nora sebagai koordinator pembakaran.

Dalam kasus ini, sembilan tersangka tersebut sudah ditangkap polisi.

Dalam rentang waktu 4 Juli hingga 30 Juli 2017, ada tujuh gedung sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang terbakar yakni SDN 1 Palangka, SDN 4 Menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai, SDN 5 Langkai, SDN 8 Palangka dan SDN 1 Menteng.



(ALB)