Karakter Antikorupsi Harus Dibentuk Sejak Dini

Faisal Abdalla    •    Sabtu, 20 May 2017 15:41 WIB
pendidikan anak
Karakter Antikorupsi Harus Dibentuk Sejak Dini
Sejumlah siswa playgroup mengikuti lomba mewarnai yang diselenggarakan Himpaudi di Kediri, Jawa Timur, Rabu (27/4/2011). Foto: Antara/Arief Priyono

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua umum Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Netti Herawati, menegaskan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Ini dilakukan untuk mencegah tumbuhnya generasi korup.

Netti mengatakan usia keemasan anak dimulai sejak lahir hingga usia enam tahun. "Sehingga sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas saat periode itu," kata Netti di sela-sela Gerakan Nasional Pembelajaran Aku Anak Jujur (Gernas Manjur) II di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu 20 Mei 2017.

Ia mengatakan sejatinya anak lahir dalam kondisi suci. "Semua tergantung bagaimana lingkungan membentuk karakternya," ujar Netti.

Karakter anak dibentuk dalam lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan. Di lembaga pendidikan PAUD, guru memegang peran sentral membentuk karakter generasi penerus bangsa. "Maka dari itu, profesi guru jangan sekadar menjadi pekerjaan, tapi harus menjadi pelukis masa depan bangsa," ujarnya.

Pembentukan karakter siswa yang dilakukan guru juga akan sia-sia jika tak didukung peran orang tua di dalam keluarga.

Suryan Widati, istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, meresmikan Gernas Manjur II. Acara yang diadakan serentak di tanah air ini diprakarsai oleh Himpaudi.

Dalam sambutannya, Widati berpesan agar selalu menanamkan nilai kejujuran kepada anak-anak demi mewujudkan Indonesia yang maju. Widati juga turut menyampaikan apresiasinya kepada para pengurus Himpaudi.

"Saya berterima kasih kepada Himpaudi karena telah melaksanakan kegiatan yang sangat positif ini. Gernas Manjur II ini adalah hadiah yang manis kepada bangsa Indonesia di Hari Kebangkitan Nasional," ujar Widati.

Gernas Manjur II turut dimeriahkan kegiatan festival kreativitas untuk anak yang dihadiri 1.800 anak, 200 orang tua, serta 300 pendidik PAUD di lingkungan DKI Jakarta.




(UWA)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

1 hour Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA