Komisi I Siap Proses 23 Nama Calon Dubes Indonesia untuk Negara Sahabat

Anindya Legia Putri    •    Senin, 28 Nov 2016 13:54 WIB
berita dpr
Komisi I Siap Proses 23 Nama Calon Dubes Indonesia untuk Negara Sahabat
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Foto: MI/ Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan, surat dari Presiden Joko Widodo yang berisi nama calon duta besar Indonesia sudah diterima Pimpinan DPR. Dengan demikian, dalam waktu dekat  Legislatif akan segera memproses 23 nama calon duta besar Indonesia untuk negara sahabat. 

"Kita akan segera melakukan Fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan). Menunggu Supres (surat Presiden) dibacakan di paripurna, lalu di Bamus, baru kita adakanFit and proper test," ujar Meutya, saat ditemui di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Dalam pengangkatan duta besar Indonesia, Presiden terlebih dahulu mendengarkan pertimbangan DPR. Hal ini diatur dalam perubahan UUD 1945, Pasal 13 ayat (2) yang menyatakan, "Dalam pengangkatan duta, Presiden memperhatikan    pertimbangan DPR."

"Pertimbangan dari DPR wajib diadakan. Presiden tidak boleh melantik calon duta besar tanpa pertimbangan DPR. Nanti beberapa pertanyaan yang kita utarakan kepada calon Dubes seputar pengetahuan tentang negara yang ditetapkan, kemampuan diplomasi, serta track record selama ini," papar politikus Golkar tersebut.

Terkait dengan Anggota Komisi I dari   Fraksi Golkar, Tantowi Yahya, yang namanya masuk dalam 23 nama calon duta besar, Meutya memahami alasan terpilihnya Tantowi.

"Ya, Tantowi adalah Anggota Komisi I, sebelumnya dia juga per menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I. Saya tidak terlalu kaget, karena beliau sangat peduli pada permasalahan luar negeri saat berada di Komisi I," ujar Meutya.


(ROS)