Mengaji Selama 40 Hari di Makam Kiai Hasyim

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 17 Mar 2017 18:24 WIB
hasyim muzadi
Mengaji Selama 40 Hari di Makam Kiai Hasyim
Tentara menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3/2017). Antara Foto/Sigid Kurniawan/kye/17.

Metrotvnews.com, Jakarta: Santri dan warga terus mengaji Alquran di sekeliling pusara KH Hasyim Muzadi. Lantunan ayat Alquran akan terus terdengar hingga 40 hari.

Salah satu wasiat almarhum dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, agar senantiasa mendengar lantunan Alquran dari para santrinya. Karena itu, santri secara bergantian akan terus mengaji di makam Kiai Hasyim hingga 40 hari.

"Yang jelas, anak-anak akan mengaji di sini 24 jam selama 40 hari. Warga dari luar silakan datang," kata Arif Jamhari, menantu Kiai Hasyim sekaligus pengurus Pesantren Al-Hikam, Beji, Depok, Jumat 17 Maret 2017.

Abdus Salam,19, santri, mengaku siap menunaikan wasiat Kiai Hasyim. "Bacanya bergantian per angkatan, masing-masing lima juz," ujar Abdus Salam kepada Metrotvnews.com.

Bagi banyak kalangan, Kiai Hasyim adalah guru bangsa. Ia pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, ia ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Hasyim dinilai pembawa damai. Solahuddin Wahid, tokoh NU, mengatakan, Kiai Hasyim mampu menghargai perbedaan pendapat tanpa menyudutkan.

Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai, ceramah Kiai Hasyim sarat dengan nilai-nilai kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Kebhinnekaan, dan NKRI. Sedangkan calon wakil gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, Kiai Hasyim mampu menyampaikan sesuatu yang rumit dengan bahas yang mudah dimengerti.

Kiai Hasyim meninggal di Malang, Jawa Timur, Kamis 16 Februari.


(TRK)