9 Jenazah Korban Penembakan Nduga Dievakuasi ke Timika

Haufan Hasyim Salengke    •    Kamis, 06 Dec 2018 23:20 WIB
Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
9 Jenazah Korban Penembakan Nduga Dievakuasi ke Timika
Ilustrasi. Medcom.id

Jakarta: Aparat gabungan TNI-Polri menemukan 16 orang yang telah meninggal dalam penyisiran dan pengejaran kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) per Kamis, 6 Desember 2018 pukul 23.00 WIT di Distrik Yigi dan Distrik Mbua, Papua.

Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Infanteri Dax Sianturi mengatakan, proses identifikasi dan otopsi direncanakan akan dilakukan di RS Charitas Timika setelah korban dievakuasi. Saat ini, sebanyak sembilan jenazah sudah dievakuasi ke Timika.

"16 orang ditemukan meninggal dunia, 9 jenazah sudah dievakuasi ke Timika," ujarnya dalam keterangan kepada Media Indonesia, Kamis, 6 Desember 2018.

Adapun tujuh jenazah korban yang belum dievakuasi semua merupakan pegawai Istaka Karya. Mereka antara lain; Agustinus T, Jepry Simaremare, Carly Zatrino, Alpianus, M, Muh. Agus, Fais Syahputra, dan Yousafat.

Di samping itu, jelas Dax, personel gabungan juga menemukan 20 orang dalam keadaan selamat. Sampai saat ini data yang dihimpun tentang keberadaan warga sipil yang berada di Distrik Mbua dan Distrik Yigi adalah, 24 orang selamat. Dari 24 orang selamat itu terdiri dari tujuh orang karyawan PT Istaka Karya, 12 pekerja bangunan, seorang pekerja tower Telkomsel, dan empat masyarakat umum. 

Sementara itu, dari 24 orang selamat, 22 di antaranya telah dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter dan pesawat Hercules. Ia mengatakan data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbaharui sesuai perkembangan informasi. 

Baca: Penembakan di Nduga Diminta Tak Diperdebatkan

Penembakan terjadi pada Sabtu 1 Desember dan Minggu 2 Desember 2018. Kelompok bersenjata menyerang pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak. Jembatan itu merupakan bagian dari program pembangunan Trans Papua.

Empat pekerja kabur dan menyelamatkan diri ke Pos TNI di Mbua. Tak berapa lama kemudian, kelompok bersenjata menyerang Pos TNI. Satu prajurit TNI, Sertu Anumerta Handoko, tewas dalam serangan tersebut. 



(DMR)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA