Pelemparan Molotov Rumah Pimpinan KPK

Polri Bentuk Tim Khusus

   •    Rabu, 09 Jan 2019 13:12 WIB
teror bomTeror Bom untuk Pimpinan KPK
Polri Bentuk Tim Khusus
Kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama.

Jakarta: Polri membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus pelemparan molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Densus 88 kini melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
 
Karopemnas Divisi Humas Polri Brigjend Dedi Prasetyo mengatakan, insiden serupa juga terjadi di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo.
 
"Saat ini Polda Metro Jaya sudah membentuk tim, tentunya di-back up Mabes Polri dalam hal ini Densus 88. Akan segera mungkin mengungkap peristiwa yang terjadi di kediaman Bapak Agus dan Pak Laode," kata Dedi di Mabes Polri, Jalan Tronojoyo, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Januari 2019.
 
Dedi mengatakan,Densus 88 telah mengamankan sejumlah alat bukti  untuk dianalisa. Barang bukti yang ditemukan antara lain pecahan botol dan bekas asap.
 
"Beberapa barang bukti yang ditemukan berupa pecahan-pecahan botol yang sedang dianalisa. Kemudian bekas asap api dianalisa oleh tim laboratorium forensik. Tidak ada korban jiwa," ujar Dedi.

Baca: Polisi Selidiki Pelemparan Molotov di Rumah Pimpinan KPK

Polisi belum berani menyimpulkan jenis bom dalam peristiwa ini. Ia meminta diberikan waktu agar tim bisa mengusut kasus ini.
 
"Berikan kesempatan kepada tim. Kita belum berani menyimpulkan apakah ini molotov atau yang lain. Nanti dari labfor dibantu densus akan membuat kesimpulan," ungkap Dedi.
 
Seperti diketahui, teror bom terjadi di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo di Jatiasih, Kota Bekasi sekitar pukul 06.30 WIB. Selain itu teror juga terjadi di rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 05.30 WIB. (Vallentina Chelsy)


(FZN)