Skema Baru Pembayaran Dana Pensiun Diapresiasi

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 18 May 2017 12:49 WIB
berita dpr
Skema Baru Pembayaran Dana Pensiun Diapresiasi
Ilustrasi: Pegawai Negeri Sipil (PNS) (Foto:Antara/Rivan Awal Lingga)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edi menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) terkait skema pembayaran uang pensiun bagi pegawai negeri sipil (PNS).

Kementerian PAN-RB saat ini tengah mengkaji skema pembayaran uang pensiun dengan skema fully funded. "Itu merupakan terobosan baru. Itu bagus," kata Lukman Edi, ditemui di Gedung Nusantara II DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 18 Mei 2017.

Mekanisme fully funded berupa sistem pembayaran penuh yang dananya berasal dari iuran yang dilakukan antara pemerintah sebagai pemberi kerja dengan PNS sebagai pekerja. Besaran iuran dari pemerintah didasarkan pada jumlah gaji PNS setiap bulan.

Namun, politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mengingatkan pemerintah agar berhati-hati saat menunjuk badan pengelolaan dana tersebut. Dia khawatir akan banyak permainan.

"Karena ini akan melibatkan dana yang besar sekali, akan mengelola dana sumbangan dari APBN dan dana iuran dari PNS itu sendiri," ujarnya.

Di balik kekhawatiran itu, Lukman menyambut baik terobosan tersebut. Skema baru tersebut  dapat membantu pemerintah dalam mengelola dana pensiun.

"Memang pemerintah mengelola dana pensiun langsung dari APBN itu menurut saya terlalu ribet. Perlu ada terobosan yang sifatnya semakin mengecilkan pemerintah. Dan terobosan ini bagus," ucapnya.


(ROS)