Metro Plus

Doyan Membully Mengindikasikan Gangguan Psikis

   •    Rabu, 29 Mar 2017 15:18 WIB
bullying
Doyan <i>Membully</i> Mengindikasikan Gangguan Psikis
Ilustrasi. (Thinkstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Membully atau menindas seseorang melalui media sosial dinilai sudah kebablasan. Penindasan dan upaya menyakiti orang lain secara non verbal seperti sudah menjadi budaya bagi sejumlah pengguna aktif media sosial.

Pengamat media sosial Rully Nasrullah memandang, semakin maraknya tindakan bullying menunjukkan bahwa menindas orang secara non verbal merupakan salah satu cara seseorang untuk mencari kesenangan.

"Saya melihatnya orang mencari hiburan di media sosial. Jadi mungkin ada yang salah dalam psikologis kita. Melihat orang tertekan dengan quote lucu itu senang, padahal yang dia lakukan itu salah," ungkap Rully, dalam Metro Plus, Rabu 29 Maret 2017.

Tindakan bullying, menurut Rully, tidak akan bisa dibendung selama media sosial terus aktif. Bahkan adanya aturan yang dibuat pemerintah tak serta merta menghentikan seseorang untuk menyatakan kebenciannya di dunia maya.

Membangun kesadaran saat berselancar di media sosial, kata Rully, menjadi salah satu upaya menekan tindakan-tindakan bullying. Sebab seringkali, saat sedang stres, tertekan, atau tersinggung tubuh tanpa sadar mengungkapkan hal-hal yang sebenarnya tak perlu diungkapkan melalui media sosial, seperti kemarahan.

"Jadi ketika bermain di media sosial kita harus sadar fisiknya, sadar psikis, sadar otak juga sadar imannya," ungkap Rully.

Rully mengatakan, di beberapa kasus bullying tidak bertujuan untuk menyakiti orang lain melainkan mengumpulkan orang sebanyak mungkin untuk dijadikan penindas-penindas baru yang akan mengganggu orang lain di media sosial. Tak cuma itu, keinginan untuk popularitas juga kerap mendorong seseorang berlaku di luar nalar.

"Bullying itu salah satunya jadi ladang. Ada orang yang menghimpun haters. Ketika membully satu akun, sebenarnya itu salah satu cara untuk terkenal," ungkap Rully.




(MEL)

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

1 hour Ago

Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya.

BERITA LAINNYA