Pengamen di CFD Dianggap Meresahkan

Intan Yunelia    •    Minggu, 18 Mar 2018 09:27 WIB
car free day
Pengamen di CFD Dianggap Meresahkan
Ilustrasi: Satpol PP menetibkan pengamen saat berlangsungnya car free day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta. Foto: MI/Galih Pradipta.

Jakarta: Kegiatan car free day (CFD) semakin diminati warga DKI Jakarta. Namun, keberadaan pengamen dan pedagang kaki lima (PKL) di lokasi dinilai mengganggu aktivitas warga.

Pantauan Medcom.id, ada sekitar 6 orang pengamen yang lalu lalang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Rata-rata mereka berperawakan sedikit urakan.

“Kehadiran pengamen ini sering mengganggu di jalan. Kadang mereka setengah memaksa untuk dikasih uang. Kalau tidak dikasih akan ngomong kasar,” kata Rani, 26, salah seorang warga  di lokasi CFD, Bundaran HI, Minggu, 18 Maret 2018

Arifin, 45, mengungkapkan hal senada. Dia mengaku sering mendapati pengamen dalam kondisi setengah mabuk. Hal itu mengakibatkan perilaku mereka tidak senonoh.

“Kebanyakan mereka ngamen dengan badan bau alkohol dan mata berwarna merah,” terang Arifin

Di sisi lain, kehadiran PKL di Bundaran HI dinilai terlalu banyak. Walhasil, keberadaan mereka mengganggu aktivitas warga yang berolahraga.

Baca: Sandi Ingin CFD Tomang Ikut Kembangkan Dunia Usaha

Toto, 35, mengakui kadang hampir bertabrakan dengan pedagang yang berjualan dengan sepeda. Padahal, kata dia, berjualan dengan sepeda bisa berisiko.

“Mereka pakai sepeda itu dengan jajanan penuh di samping kanan dan kiri sepeda. Kalau bertabrakan beneran kan bahaya,” kata Toto.

Sama halnya dengan yang dirasakan Tatik, 45. Dia mengatakan kehadiran PKL yang berlebihan membuat gaduh suasana di Bundaran HI.

“Mereka berjualan di mana-di mana dan jumlah mereka sangat banyak,” ujar Tatik.


(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA