Menhub Kutuk Kekerasan di STIP

Al Abrar    •    Rabu, 11 Jan 2017 22:46 WIB
penganiayaan di stip
Menhub Kutuk Kekerasan di STIP
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANT/Sigid Kurniawan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengutuk aksi kekerasan yang terjadi di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Aksi kekerasan yang dilakukan beberapa siswa senior itu menewaskan Amiruloh Adityas Putra.

"Kami menyampaikan penyesalan dan mengutuk kejadian ini, dan saya menyampaikan duta cita, semoga arwah ananda kita diterima," kata Budi saat menyambangi rumah duka, di Warakas 3, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).

Aksi kekerasan dilakukan di Mess STIP pada Selasa 10 Januari malam. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian perhubungan telah membentuk tim investigasi untuk mengusut kematian Amir.

Berdasarkan hasil autopsi, Amir mengalami luka lecet di bibir bawah bagian dalam. Pada organ dalam tubuh ditemukan tanda mati lemas. Selain itu juga ditemukan bintik pendarahan dan resapan darah pada paru-paru jantung dan kelenjar liur perut.

"Kita akan evaluasi, kita sudah mengirimkan siswa itu ke kepolisian, saya minta kepolisian berindak tegas dan memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatannya," ucap Budi.


Kepala STIP Capt Weku F Karuntu. MTVN/Al Abrar.

Tak hanya itu, Budi juga menonaktifkan Kepala STIP Capt Weku F Karuntu karena kejadian ini. Ia menegaskan, kekerasan antartaruna jangan sampai terulang.

"Kita menerapkan suatu pola yang lebih ketat, dan kita minta kepala sekolah dan guru-guru lebih intens dan memberikan suatu jaminan. Agar yang melakukan kekerasan diberhentikan," tegas Budi.


(DRI)