Kapolres Jakut: Lambung Amirulloh Berisi Cairan Kehitaman

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 11 Jan 2017 16:09 WIB
penganiayaan
Kapolres Jakut: Lambung Amirulloh Berisi Cairan Kehitaman
Siswa STIP mengusung jenazah Amirulloh menuju pemakaman. Foto: MTVN/Al Abrar

Metrotvnews.com, Jakarta: Amirulloh Aditiyas Putra, siswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, tewas dianiaya empat seniornya, Selasa, 10 Januari. Hasil pemeriksaan awal, Amirulloh mengalami luka pada bagian bibir dan dalam tubuhnya.

Hasil pemeriksaan tim dokter Rumah Sakit Polri Kramatjati, Amirulloh mengalami luka lecet di bibir bawah bagian dalam. Pada organ dalam tubuh ditemukan tanda mati lemas. Juga bintik pendarahan dan resapan darah pada paru-paru jantung dan kelenjar liur perut.

"Lambung berisi cairan kehitaman, mungkin ada serapan minum sebelumnya," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes M Awal Chairuddin saat konferensi pers di Mapolres Jakarta Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).

Baca: 5 Siswa STIP Jadi Tersangka

Awal mengatakan, hasil pemeriksaan tetap penting bagi penyidik. Pihaknya akan menjadikan hasil tersebut sebagai bukti penganiayaan yang dilakukan oleh para pelaku.

"Ini hasil sementara pemeriksaan dokter akan kita gunakan untuk proses penegakan hukum kepada pelaku," ucapnya.

Baca: Korban Kekerasan di STIP Dimakamkan

Polisi sejauh ini telah menetapkan lima tersangka dalam kasus penganiayaan ini. Empat tersangka diduga berkaitan dengan tewasnya Amirulloh, yakni Sisko Mataheru, Iswanto, Akbar Ramadhan dan Willy Hasiholan. Sedangkan, satu tersangka lainnya, Jariko Bin Safi, diduga hanya menganiaya empat orang junior lainnya.

Atas tindakannya, mereka diduga melanggar Pasal 170 KUHP Ayat 3 junto Pasal 51 Ayat 3. Mereka terancam hukuman 12 tahun penjara.


(YDH)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

9 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA