Penyematan Gelar buat Jokowi Tak Terkait Pilpres

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 04 Dec 2018 14:46 WIB
presiden jokowi
Penyematan Gelar buat Jokowi Tak Terkait Pilpres
Presiden Joko Widodo menerima Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di Istana. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Jakarta: Lembaga Adat Melayu Riau membantah penyematan gelar adat pada Joko Widodo berkaitan dengan dukungan pada Pilpres 2019. Gelar adat itu murni diberikan kepada Presiden atas kerja nyata untuk masyarakat Riau.

"Tidak. Kami murni secara adat. Kami tak masuk ke ranah politk," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Datuk Syahril Abubakar usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018.

Dia menegaskan gelar ini murni datang dari masyarakat adat melayu Riau. Gelar itu untuk pengingat bagi Jokowi telah membantu masyarakat Riau.

Ada beberapa kebijakan pemerintahan Jokowi yang menyentuh langsung ke masyarakat. Misalnya, menghilangkan asap akibat kebakaran hutan dan lahan. 

(Baca juga: Jokowi Dapat Gelar 'Petinggi yang Bercahaya')

Kemudian, pengambilalihan saham Blok Rokan. Blok itu kini dikelola PT Pertamina (Persero) yang bekerja sama perusahaan daerah. 

Jokowi juga telah menggencarkan sertifikasi tanah kepada kelompok masyarakat. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

Adapula Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penataan Kembali Perkebunan Kelapa Sawit. Kebijakan itu dinilai membuat masyarakat adat bisa memiliki berhektare-hektare lahan kelapa sawit.

"Masyarakat adat sudah terbantu dengan kebijakan-kebijakan yang kita lihat sangat menguntungkan masyarakat adat," pungkas dia.

(Baca juga: 70% Publik Sebut Kinerja Jokowi Memuaskan)
 


(REN)