Polisi Gagalkan Rencana Penjualan Bayi

Deny Irwanto    •    Sabtu, 20 May 2017 16:06 WIB
penculikan bayi
Polisi Gagalkan Rencana Penjualan Bayi
Ilustrasi/Metrotvnews.com-M Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menggagalkan aksi penculikan yang dilakukan tukang pijit bayi berinisial IY. IY sempat menculik anak tetangganya berinisial AVS yang masih berusia dua minggu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andi Adnan mengatakan, wanita paruh baya ini menculik AVS untuk dijual Rp5 juta kepada rekannya. Niat buruk ini dilakukan karena IY mengaku terbelit utang.

"Dia (IY) punya utang Rp5 juta kepada bank keliling," kata Andi di Mapolres Metro Jakarta Barat, Sabtu, 20 Mei 2017.

Penculikan terjadi pada Senin 15 Mei di rumah orang tua korban di kawasan Jalan Prepedan, Kalideres, Jakarta Barat. Saat itu, ibu korban bernama Tri Anggun tengah tertidur di rumahnya bersama sang buah hati.

Sekitar pukul 14.00 WIB, kakek korban bernama Yanto membangunkan Tri karena tidak melihat keberadaan cucunya. Tri panik dan langsung mencari anaknya ke rumah IY. Tri curiga karena sebelum AVS hilang, IY sempat berada di rumahnya.

Rumah IY kosong. Tri lantas bertanya kepada tetangga rumahnya. Nur Hafifah, salah satu tetangga Tri, mengaku sempat melihat IY menggendong AVS di kawasan Rawa Bokor.

"Ibu korban mengecek ke Rawa Bokor, tapi tersangka dan anaknya sudah tidak ada di lokasi. Akhirnya Tri melapor ke polisi," kata Andi.

Polisi langsung mengejar dan memeriksa sejumlah saksi. Menurut keterangan tukang ojek di kawasan Rawa Bokor, IY sempat menaiki ojek dan meminta diantarkan ke rumah rekannya bernama Muji di kawasan Rawa Lele.

"Di rumah saksi Muji kami mendapatkan korban dan tersangka. Kami langsung membawa tersangka ke Polres Jakarta Barat untuk diinterogasi," kata Andi.

Dalam interogasi, IY mengaku hendak menjual korban kepada Muji. Namun, Muji belum menyetujuinya.

"Tersangka bilang ke Muji, jika ingin merawat bayi itu, cukup mengganti biaya persalinan Rp5 juta. Jika Muji tak mau, anak tersebut akan dibawa ke Lampung untuk dijual," kata Andi.

Akibat ulahnya, IY terancam dijerat Pasal 83 juncto Pasal 76 F UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.


(UWA)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA