Pencarian Korban Lion Air Diperpanjang 3 Hari

Kautsar Widya Prabowo    •    Rabu, 07 Nov 2018 14:52 WIB
Lion Air Jatuh
Pencarian Korban Lion Air Diperpanjang 3 Hari
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi--Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Jakarta: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali memperpanjang waktu evakuasi korban Pesawat Lion Air PK-LQP. Dengan prioritas mencari jasad korban.

Perpanjang waktu berdasarkan hasil pemantauan, analisa dan evaluasi yang dilakukan tadi pagi, menggunakan helikopter ke titik lokasi.

"Kami memutuskan untuk operasi evakuasi pencarian korban ini kami perpanjang tiga hari ," ujar Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi saat konferensi pers di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara, Rabu, 7 November 2018.

Basarnas melihat sudah mulai ada trend penurunan penemuan korban. "Sampai hari ini kita bisa mengevakuasi korban sejumlah 186 kantong jenazah. Sekarang masih ada lagi di laut, belum tahu jumlahnya," tambahnya.

Selain itu, evakuasi korban dalam tiga hari ke depan hanya diperuntukan untuk tim Basarnas. Artinya tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pertamina, Bakamla, KPLP dan relawan lainya tidak lagi dilibatkan.

"Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan serta apresiasi yang tinggi. Saya bangga dengan mereka-mereka itu, khusus yang di lapangan sangat tinggi dedikasi dan semangatnya ," imbuhnya.

Baca: 17 Jenazah Korban Lion Air Teridentifikasi

Lebih lanjut, jenderal bintang tiga tersebut menjelaskan fokus pencarian korban berada dalam radius 250 meter yang sebelumnya sudah ditandai kapal victory milik Pertamina. Pencarian akan dilakukan oleh 60 penyelam Basarnas, baik 40 di laut dan 20 penyelam stand by di darat.

"Kapal Pertamina sudah tidak ada lagi di situ. Mereka harus melaksanakan tugas yang lain, jadi tidak masalah karena kita sudah tau lokasi dan sudah semakin sedikit, sehingga tidak ada kesulitan lagi ," tuturnya.

Selain itu, untuk posko Basarnas akan tetap berdiri baik di JICT II dan di Tanjung Pakis, Karawang. Sehingga, evakuasi korban tetap dapat diserahkan ke posko terdekat.

"Siapa tahu dari penyisiran tersebut di tiga hari kedepan masih ada korban yang ditemukan nelayan, bisa diterima, tidak harus jauh-jauh ke sini (JICT) ," pungkasnya.


(YDH)