Pengamat: Panglima Harus Jaga Keamanan Tahun Politik

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 21 Dec 2017 06:46 WIB
panglima tni
Pengamat: Panglima Harus Jaga Keamanan Tahun Politik
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) saat mengunjungi Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat. Foto: MI/Bary Fathahilah.

Jakarta: Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie menyatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto harus bisa menjaga keamanan Indonesia di tahun politik, 2018 dan 2019. Hal itu sesuai dengan visi dan misi Hadi pada saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

"Paling penting menurut saya, Pak Hadi itu bisa menjaga pesta politik kita di 2018 dan 2019 karena ada banyak daerah yang akan melakukan pilkada, dan nantinya Pemilu di 2019," kata Connie pada acara Primetime News Metro TV, Rabu, 20 Desember 2017.

Meski demikian, Connie meyakini Panglima Hadi bisa menjaga keamanan Indonesia. Dia yakin TNI bisa berkolaborasi bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada tahun politik nanti. 

"Bayangkan saja, dia sangat ke poros maritim dunia karena beliau akan lebih tahu siapa-siapa orangnya atau perwira-perwira yang bisa mendekatinya untuk mewujudkan visi dan misinya," sebut dia.

Baca: Panglima: Pembatalan Mutasi TNI tak Personal

Panglima Hadi, kata Connie, bisa lebih membuat TNI solid. Oleh karena itu, Hadi tidak begitu saja memutasi perwira tinggi TNI yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Jenderal Gatot Nurmantyo. 

"Saya pikir Pak Hadi juga menekankan Pangkostrad (Letnan Jenderal Edy Rahmayadi ) tidak diganti yah, saya pikir ada hubungan dengan ini. Jadi beliau betul menjaga sekali soliditas di tentara kita. Itu saya acung jempol," tukas Connie.




(OGI)